Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Polemik Pilkades Insit Makin Panas, Muncul Pengakuan Mengejutkan

Ilustrasi pencoblosan Pilkades.

Ade mengaku kecewa karena merasa dijadikan pihak yang paling bertanggung jawab atas persoalan data pemilih.

Padahal, menurutnya, nama seseorang bisa masuk DPT setelah melalui serangkaian proses pendataan dan pemeriksaan oleh penyelenggara.

“Sampai lapar saya karena terlalu lama di sana. Saya datang dengan niat baik untuk menjelaskan, bukan untuk membuat kegaduhan. Tetapi akhirnya saya malah diminta mengakui kesalahan,” ujarnya.

Bantah Petugas Pernah Datang Melakukan Coklit

Tak hanya mempersoalkan surat pernyataan, Ade juga membantah keterangan yang menyebut petugas telah mendatangi rumah ibunya, Rozita, untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Dia bahkan mengaku diminta memberitahukan kepada ibunya agar membenarkan keterangan bahwa petugas penyelenggara Pilkades pernah melakukan pendataan langsung ke rumah mereka.

“Saya diminta menyampaikan kepada ibu supaya mengakui bahwa petugas sudah datang melakukan coklit. Padahal, kenyataannya tidak ada petugas yang datang seperti yang disebutkan itu,” tegasnya.

Ade menjelaskan, dirinya memang pernah tercatat sebagai penduduk Desa Insit. Namun, setelah pindah ke Dumai, dia kembali mengurus perpindahan kependudukan ke Desa Mekong.

Karena itu, dia mempertanyakan mengapa namanya masih masuk dalam DPT Pilkades Insit.

Menurut Ade, Kartu Keluarga (KK) yang disebut digunakan sebagai dasar pendataan merupakan dokumen lama yang diterbitkan pada 2007.

Sementara berdasarkan dokumen kependudukan terbaru pada 2025, dirinya sudah tidak lagi tercatat sebagai penduduk Desa Insit. Bahkan adiknya juga tidak ada di dalam KK 2007 tersebut, sementara saat Pilkades kemarin malah mendapatkan surat pemilihan.

“KK yang digunakan itu KK lama tahun 2007, bukan dokumen terbaru. Sementara KK tahun 2025 sudah berubah karena saya memang sudah pindah. Seharusnya data seperti ini diperiksa kembali sebelum ditetapkan sebagai pemilih,” jelasnya.

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari