Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Sepekan Kenduri Adat Siap Meriahkan Hari Jadi Bengkalis ke-514

BENGKALIS – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis menyiapkan rangkaian Sepekan Kenduri Adat untuk memeriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis. Kegiatan akan berlangsung pada 22–30 Juli 2026 dengan beragam agenda budaya, tradisi, hingga gotong royong.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Alkarim, mengatakan Sepekan Kenduri Adat akan diisi dengan gotong royong, perlombaan tradisional, pagelaran seni lintas etnis, ziarah kubur, prosesi buka lawang, hingga kenduri adat sebagai puncak acara.

Rangkaian kegiatan diawali pada Rabu–Jumat, 22–24 Juli 2026, dengan aksi Bersih-Bersih Kampung. Kegiatan meliputi pembersihan parit, pemotongan dahan, pembabatan semak, pengecatan pagar, serta penataan Gedung LAMR. Gotong royong melibatkan berbagai paguyuban, Dinas Lingkungan Hidup, dan Bea Cukai.

Pada Jumat, 24 Juli 2026, digelar Lomba Mendodoi Anak bertema “Senandung Negeri Bertuah” di Balai Tabal Lantai 2 Gedung LAMR.

Memasuki Sabtu, 25 Juli 2026, sore hari akan digelar Menongkah Kelam, yakni perlombaan permainan tradisional untuk pelajar, meliputi congkak, sembo lang, kaki anggau, main kelas, karet yeye, dan buah para di halaman kiri dan belakang Gedung LAMR.

Masih pada hari yang sama, Gelanggang Corak Budaya menampilkan pertunjukan barongsai dari Paguyuban Tionghoa serta reog dan jaranan dari Paguyuban Jawa di halaman depan Gedung LAMR.

Malam harinya, masyarakat dapat menikmati Car Free Night atau Melengah Malam di ruas jalan depan Gedung LAMR. Selain itu, digelar Selaksa Kata Seniman Negeri yang menghadirkan pembacaan puisi, Teater Kisah Orang Kecik, dan Teater Bangsawan Baginda Sultan di panggung LAMR.

Pada Minggu, 26 Juli 2026, Menongkah Kelam kembali digelar pada sore hari. Gelanggang Corak Budaya juga berlanjut dengan penampilan seni dari Paguyuban Batak, Bugis, Minang, Aceh, Banjar, dan Sunda.

Malamnya, Puan Sanjungan Negeri akan menampilkan Shalawat Badar, Tari Zapin Bismillah, Tari Tabal Gempita, Tari Timang Zapin, serta Tari Lempuk. Kegiatan juga diramaikan Gaung Lajang Melayu yang menampilkan band anak Bengkalis dan penyerahan Penghargaan Prestasi Gemilang kepada tokoh perempuan di Kabupaten Bengkalis.

Selanjutnya, pada Senin, 27 Juli 2026, digelar Syarahan Adat bertema “Junjungan Adat, Junjungan Marwah Bengkalis: Sejarah, Warisan, dan Jati Diri Melayu” di halaman Gedung LAMR.

Pada Selasa, 28 Juli 2026, dilaksanakan Ziarah Kubur bertema “Menyongsong Hikmah dengan Ziarah Meraih Berkah”. Ziarah dilakukan ke makam sejumlah tokoh dan leluhur, yakni H. Abdullah Nur bin H. Muhammad Nur, Encik Thohir Nontel bin Encik Nontel, H. Zahari bin H. Zainal Abidin, H. Sulaiman bin H. Sulung Zakarian, H. Zainuddin Muhammad Yusuf, serta H.M. Noer Yaman bin M. Nomel.

Rangkaian berlanjut pada Rabu, 29 Juli 2026, dengan prosesi Buka Lawang bertema “Buka Lawang Kenduri Adat”. Kegiatan ditandai penyembelihan kerbau di halaman belakang Gedung LAMR.

Puncak Sepekan Kenduri Adat akan digelar pada Kamis, 30 Juli 2026, melalui Kenduri Adat bertema “Menyulam Kasih Menekat Sayang, Menyemai Keberagaman” di Balai Tabal, Gedung LAMR Kabupaten Bengkalis. (nang)

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari