Belum Selesai! Pilkades Insit Diprotes, Fadli Desak Pemungutan Suara Ulang
Desak PSU, Minta Dokumen Pemilihan Diamankan
Selain menuntut verifikasi, Fadli meminta panitia mengklarifikasi dugaan persoalan tersebut kepada petugas penyelenggara dan pihak terkait.
Dia juga meminta kesempatan menghadirkan saksi serta menyerahkan bukti tambahan untuk memperkuat keberatannya.
Tak kalah penting, seluruh dokumen pemilihan diminta diamankan, mulai dari DPT, surat undangan, berita acara hingga dokumen hasil penghitungan suara.
Fadli menginginkan hasil pemeriksaan dituangkan secara tertulis agar setiap keputusan memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bahkan, dia secara khusus meminta panitia merekomendasikan pelaksanaan PSU apabila hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku memberikan dasar untuk langkah tersebut.
“Keberatan ini disampaikan dengan itikad baik untuk menjaga integritas, transparansi, keadilan, dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan Pilkades Insit Tahun 2026,” tulis Fadli dalam surat keberatannya.
Dia menegaskan, langkah yang ditempuh bukan untuk menghambat proses demokrasi desa ataupun menghalangi hak politik masyarakat.
Sebaliknya, Fadli menginginkan seluruh persoalan yang muncul diselesaikan melalui pemeriksaan objektif, sehingga tidak menyisakan keraguan terhadap hasil pemilihan.
“Jika memang tidak ada persoalan, buktikan melalui verifikasi resmi. Jika terdapat kesalahan administratif, perbaiki sesuai ketentuan. Dan jika ditemukan pelanggaran, tindaklanjuti melalui mekanisme hukum dan administrasi yang berlaku,” katanya.
Surat keberatan tersebut turut ditembuskan kepada Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Camat Tebingtinggi Barat, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Insit.
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









