Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Sopandi Dorong Meranti Masuk RUU Daerah Kepulauan, Sebut Momentum Strategis Perjuangkan Infrastruktur Pulau

Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti dari Fraksi PAN, Sopandi, S.Sos. (foto: ist).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Meranti pada 2024 mencapai 23,15 persen, tertinggi di Provinsi Riau. Meskipun pada 2025 berhasil ditekan menjadi 20,51 persen, Meranti masih menjadi kabupaten dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Riau. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan konektivitas, serta kemudahan akses ekonomi menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Sopandi menilai, apabila pemerintah pusat memberikan perhatian lebih melalui RUU Daerah Kepulauan, dampaknya akan sangat besar terhadap percepatan pembangunan daerah. Infrastruktur yang lebih baik diyakini akan memperlancar arus barang dan jasa, memangkas biaya logistik, meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan memperjuangkan aspirasi tersebut, Sopandi mengungkapkan pihaknya akan melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak yang terlibat langsung dalam pembahasan RUU.

“Dalam waktu dekat kami akan bertemu dengan Bapak Herry Dermawan selaku anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan dari PAN. Kami juga akan menjalin komunikasi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya melalui jalur politis agar aspirasi Kabupaten Kepulauan Meranti dapat tersampaikan secara langsung,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh elemen, baik pemerintah daerah, DPRD, DPR RI, DPD RI maupun pemerintah pusat dapat bersinergi memperjuangkan kepentingan daerah-daerah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan pembangunan akibat kondisi geografis.

“Harapan kami, Meranti jangan hanya dikenal sebagai daerah kepulauan, tetapi juga mendapat keberpihakan dalam kebijakan nasional. Jika RUU Daerah Kepulauan dapat mengakomodasi kebutuhan daerah seperti Meranti, maka ini akan menjadi titik awal mempercepat pembangunan, memperkuat konektivitas antarpulau, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengurangi kesenjangan dengan daerah lain,” tutup Sopandi.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari