Pilkades Pulau Merbau Tuntas, Isroni dan Sumarno Unggul Telak, Ini Hasil Lengkapnya
MERANTI – Persaingan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, akhirnya terjawab. Muhammad Isroni dan Sumarno berhasil mengungguli para pesaingnya dalam perebutan kursi kepala desa di Pangkalan Balai dan Baran Melintang.
Kepastian itu diperoleh setelah proses penghitungan dan pleno rekapitulasi suara rampung dilaksanakan, Kamis (8/10/2026). Kedua calon mencatatkan keunggulan dengan selisih suara cukup jauh dari pesaing terdekatnya.
Di Desa Pangkalan Balai, Muhammad Isroni yang maju dengan nomor urut 3 mendominasi perolehan suara. Dia mengantongi 372 dari 488 suara sah, masing-masing 284 suara di TPS 01 dan 88 suara di TPS 02.
Perolehan tersebut meninggalkan dua pesaingnya, yakni Mansur nomor urut 1 yang meraih 60 suara dan Zupri nomor urut 2 dengan 56 suara. Seluruh suara yang masuk di desa tersebut dinyatakan sah.
Persaingan di Desa Baran Melintang juga dimenangkan dengan selisih cukup besar. Sumarno, calon nomor urut 1, berhasil mengumpulkan 405 suara dari tiga TPS.
Rinciannya, 138 suara di TPS 01, sebanyak 112 suara di TPS 02, dan 155 suara di TPS 03.
Sementara itu, Sutrisno nomor urut 3 berada di posisi kedua dengan 253 suara, disusul Pendi nomor urut 2 sebanyak 102 suara dan Ruslan nomor urut 4 dengan 41 suara.
Dari total 809 suara yang masuk di Baran Melintang, sebanyak 801 dinyatakan sah, sedangkan delapan suara tidak sah.
Ketua Tim Pengawas Kecamatan Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., memastikan seluruh tahapan penghitungan hingga pleno rekapitulasi berlangsung aman dan terkendali.
Menurutnya, keterlibatan saksi dari masing-masing calon menjadi bagian penting dalam memastikan proses penghitungan berlangsung terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Seluruh proses berjalan lancar dan disaksikan para saksi calon. Kami ingin memastikan hasil penghitungan benar-benar sesuai dengan suara yang diberikan masyarakat,” ujar Hermansyah.
Meski pemungutan suara telah berakhir, Hermansyah mengingatkan seluruh pihak agar tidak lagi terjebak dalam persaingan politik desa.
Dia meminta para calon beserta pendukungnya menghormati hasil pleno dan mengutamakan persatuan masyarakat.
“Kontestasi sudah selesai. Jangan sampai perbedaan pilihan justru memecah hubungan antarwarga. Siapa pun yang memperoleh suara terbanyak harus didukung untuk membangun desa,” tegasnya.
Hermansyah menilai, menjaga situasi tetap kondusif setelah Pilkades sama pentingnya dengan mengawal jalannya pemungutan suara.
“Yang terpenting sekarang adalah kembali bersatu. Pembangunan desa tidak boleh terhambat hanya karena perbedaan pilihan saat Pilkades,” tambahnya.
Pelaksanaan Pilkades di Pulau Merbau juga mendapat pemantauan langsung dari Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah, S.H., Kapolsek Tebing Tinggi Barat IPDA Dominikus Turnip, S.E., Kabid Pemerintahan Desa DPMD Ardath, S.IP, panitia Pilkades kabupaten, serta jajaran pengawas kecamatan.
Dengan rampungnya pleno di kedua desa tersebut, perhatian kini tertuju pada upaya menjaga persatuan warga sekaligus memastikan tahapan lanjutan Pilkades berjalan tanpa persoalan.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









