Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Asmar Dorong BRK Syariah Perkuat Pembiayaan untuk Masyarakat Meranti

RUPSLB BRK Syariah di Hall Dang Merdu BRK Syariah, Pekanbaru, Senin (28/9/2026).

PEKANBARU – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mendorong PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) memperkuat perannya sebagai bank daerah, terutama membuka akses pembiayaan yang lebih mudah bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil dan menengah.

Dorongan itu disampaikan Asmar usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BRK Syariah di Hall Dang Merdu BRK Syariah, Pekanbaru, Senin (28/9/2026).

Bagi Asmar, keberadaan BRK Syariah tidak cukup hanya menjalankan fungsi perbankan. Bank milik daerah tersebut juga memiliki posisi strategis dalam menggerakkan ekonomi, membuka akses permodalan dan mendukung pembangunan di daerah pemegang saham, termasuk Kepulauan Meranti.

“BRK Syariah diharapkan lebih fokus dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan, antara lain melalui kemudahan akses fasilitas pembiayaan atau pinjaman lunak sesuai prinsip syariah. Bagi pemerintah daerah, dukungan perbankan juga sangat penting dalam menunjang pembangunan,” kata Asmar.

Menurutnya, kemudahan pembiayaan menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha. Namun, penyalurannya tetap harus mengedepankan prinsip kehati-hatian serta mengikuti regulasi perbankan.

Asmar berharap BRK Syariah semakin hadir di tengah masyarakat melalui pembiayaan yang mudah dijangkau. Dengan akses permodalan yang lebih luas, peluang pengembangan usaha dan aktivitas ekonomi baru di daerah diharapkan ikut tumbuh.

“Semangat pembentukan BRK Syariah harus mampu diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam memajukan daerah dan meningkatkan ekonomi masyarakat Riau, khususnya masyarakat Kepulauan Meranti,” ujarnya.

RUPSLB kali ini juga menentukan calon jajaran komisaris dan direksi BRK Syariah. Para calon yang disepakati pemegang saham selanjutnya harus menjalani Penilaian Kemampuan dan Kepatutan atau Fit and Proper Test di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pemegang saham mengusulkan Indra sebagai calon Komisaris Utama. Dua posisi calon Komisaris Independen masing-masing diisi Arieta Aryanti PL dan Wachyono.

Untuk jajaran direksi, Helwin Yunus diusulkan sebagai calon Direktur Utama, Asyari sebagai calon Direktur Operasional, serta Muhammad Nanang sebagai calon Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko.

Sementara posisi Direktur Dana dan Jasa belum diisi dalam RUPSLB tersebut dan akan kembali dibahas dalam agenda pemegang saham berikutnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan nama-nama yang disepakati tersebut belum berstatus definitif karena masih harus melalui proses di OJK.

“Alhamdulillah sudah kita putuskan dan disepakati untuk Komisaris dan Direksi BRK Syariah. Nanti akan kita kirim ke OJK. “Kita tunggu hasil OJK juga,” kata SF Hariyanto, Senin (28/9/2026).

Asmar berharap proses tersebut nantinya menghasilkan jajaran manajemen yang mampu membawa BRK Syariah semakin profesional, sehat dan memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat serta daerah pemegang saham.

Dalam RUPSLB itu, Asmar didampingi Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti H. Irmansyah, Plt Kepala Dinas Kominfo Sukri, Kabag Kesra Syafrizal, Kabag Ekonomi Ira Selda, Kabag Umum Sumarno, serta Kabag Prokopim Yusran.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari