Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Tak Hanya Warga Lokal, Turis Asing Pun Berburu Durian Bokor di Pulau Rangsang

Oplus_131072

“Alhamdulillah, setiap hari durian selalu habis terjual. Kondisi ini tentu sangat membantu meningkatkan pendapatan keluarga kami,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Yati, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Bokor. Ia mengaku peningkatan jumlah wisatawan membuat dagangan makanan dan minuman miliknya ramai dibeli pengunjung.

“Ramainya wisatawan menjadi berkah bagi kami. Dagangan setiap hari ramai dibeli, sehingga pendapatan masyarakat ikut meningkat selama musim buah berlangsung,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dari Fraksi PAN, Sopandi, menilai potensi wisata musiman di Desa Bokor perlu dikelola secara lebih serius agar mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

Ia berharap masyarakat memanfaatkan momentum musim buah dengan membuka berbagai usaha pendukung, seperti berjualan makanan, minuman, maupun produk lokal lainnya sehingga para wisatawan semakin nyaman saat berkunjung.

Selain itu, Sopandi juga mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melakukan penataan kawasan wisata secara terencana. Menurutnya, Desa Wisata Bokor telah memiliki sejumlah persyaratan dasar, mulai dari status desa wisata hingga dokumen Detail Engineering Design (DED), sehingga langkah berikutnya adalah menyusun master plan kawasan wisata sebagai dasar mengusulkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

“Dengan potensi yang dimiliki Desa Bokor, saya berharap pemerintah daerah dapat melakukan penataan kawasan wisata secara matang. Desa ini sudah memiliki DED dan SK Desa Wisata. Tinggal menyusun master plan agar bisa menjadi dasar memperoleh dukungan anggaran dari kementerian. Jika dikelola dengan baik, bukan hanya Desa Bokor yang akan berkembang, tetapi juga desa-desa wisata lain di Kabupaten Kepulauan Meranti sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM maupun masyarakat,” ujar Sopandi.

Melimpahnya hasil perkebunan yang dipadukan dengan pesona wisata pedesaan menjadikan Desa Bokor memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Tidak hanya menawarkan cita rasa khas Durian Bokor, desa ini juga menghadirkan pengalaman wisata alam yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat melalui sektor pariwisata berbasis desa.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari