Tak Hanya Warga Lokal, Turis Asing Pun Berburu Durian Bokor di Pulau Rangsang
MERANTI – Musim buah yang berlangsung pada Juni hingga Juli membawa berkah bagi Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Desa yang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil buah-buahan lokal terbesar di daerah itu kini dipadati wisatawan yang datang untuk menikmati sensasi menyantap Durian Bokor langsung dari kebunnya.
Setiap hari, diperkirakan lebih dari 500 wisatawan lokal berkunjung ke desa yang berada di Pulau Rangsang, salah satu pulau terluar Indonesia. Sebagian besar pengunjung datang untuk membeli durian sekaligus merasakan pengalaman unik menunggu buah durian jatuh secara alami di pondok-pondok milik warga.
Selain durian yang menjadi ikon utama, Desa Bokor juga dikenal sebagai penghasil beragam buah lokal lainnya, seperti rambutan, cempedak, manggis, kundang, tampoi, hingga rambai. Melimpahnya hasil perkebunan tersebut menjadikan desa ini sebagai salah satu destinasi wisata musiman yang selalu ramai dikunjungi saat panen tiba.
Afandi, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Batin Galang Desa Bokor, mengatakan antusiasme masyarakat untuk berkunjung terus meningkat setiap tahunnya.
“Pada musim buah seperti sekarang ini, hampir 500 orang per hari datang ke Desa Bokor untuk membeli durian dan menikmati suasana kebun. Banyak pengunjung sengaja datang hanya untuk melihat langsung durian jatuh secara alami, sesuatu yang jarang mereka temui di daerah lain,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Menurut Afandi, tidak hanya wisatawan dari berbagai daerah di Kabupaten Kepulauan Meranti yang datang menikmati musim durian. Pengunjung dari luar daerah, termasuk Kota Batam, bahkan wisatawan mancanegara asal Rumania, juga pernah berkunjung ke Desa Wisata Bokor setelah mengetahui informasi mengenai desa tersebut melalui media sosial, khususnya Facebook.
“Mereka penasaran dengan Durian Bokor setelah melihat informasi di Facebook. Setelah itu mereka datang langsung ke sini hanya untuk menikmati durian di desa kami,” katanya.
Ramainya kunjungan wisatawan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat. Indra Wirma, salah seorang pedagang durian, mengaku bersyukur karena dagangannya hampir selalu habis terjual setiap hari selama musim panen berlangsung.
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









