Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Pesisir Tanah Merah di Ambang Ancaman Abrasi

Menjaga Daratan, Menjaga Kehidupan

Bagi Desa Tanah Merah, persoalan abrasi tidak berhenti pada hilangnya beberapa meter daratan. Ketika garis pantai mundur, ruang hidup masyarakat ikut terancam. Ketika kawasan pesisir rusak, kehidupan nelayan juga ikut menghadapi risiko.

Karena itu, penanaman 1.200 mangrove diharapkan menjadi awal dari langkah yang lebih panjang untuk menyelamatkan kawasan pesisir Pulau Rangsang.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap kolaborasi dengan Polda Riau dan berbagai pihak dapat terus diperkuat. Penanganan abrasi membutuhkan pemetaan kawasan terdampak, perlindungan pesisir, pemeliharaan mangrove serta dukungan terhadap masyarakat yang kehidupannya bergantung pada laut.

Di tengah ancaman abrasi yang terus mengintai, mangrove-mangrove yang ditanam di Tanah Merah kini menjadi simbol harapan baru. Jika dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan, ribuan bibit tersebut bukan hanya akan menghijaukan pesisir, tetapi juga diharapkan menjadi benteng yang menjaga tanah dan kehidupan masyarakat Pulau Rangsang.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari