Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI
Ia menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki posisi strategis karena berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka serta berbatasan langsung dengan Malaysia.
Selain itu, daerah tersebut juga ditetapkan sebagai kawasan strategis nasional serta kawasan afirmasi 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).
Kepulauan Meranti memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari minyak dan gas bumi, timah, hingga komoditas unggulan sektor pertanian seperti sagu, kelapa, kopi, serta budidaya ikan kakap putih. Namun, potensi tersebut dinilai belum termanfaatkan secara optimal.
Asmar mengungkapkan, masih terbatasnya layanan infrastruktur dasar seperti air bersih, listrik, telekomunikasi, akses jalan, jembatan, pelabuhan, serta layanan kesehatan dan pendidikan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi daerah masih tertinggal dibandingkan daerah lain di Provinsi Riau.
Di sisi lain, ancaman abrasi pantai yang terus terjadi juga menjadi persoalan serius karena berpotensi mengancam wilayah perbatasan negara. Selain itu, pertumbuhan investasi dinilai belum optimal akibat luasnya kawasan gambut dan kebijakan tata ruang yang membatasi pemanfaatan lahan.
Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengusulkan sejumlah program prioritas untuk mendapat dukungan melalui APBN 2027.
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









