Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Minggu Kasih Polres Meranti, Warga Bungur Diajak Cegah Karhutla dan Jaga Pilkades Tetap Damai

MERANTI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta potensi gesekan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 menjadi perhatian dalam kegiatan Minggu Kasih Polres Kepulauan Meranti bersama jemaat Gereja GPdI LAHA ROI, Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Minggu (13/9/2026).

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Wakapolsek Rangsang Ipda Dongan Marulitua Manalu menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas di hadapan sekitar 80 jemaat. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB di Gereja GPdI LAHA ROI, Jalan Kuala Parit, Dusun 4 Kuala Parit.

Hadir Pdt Heri F.K. Mangangantung selaku pimpinan Gereja GPdI LAHA ROI bersama jemaat. Minggu Kasih tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan keamanan, lingkungan dan kehidupan sosial warga.

Salah satu perhatian utama adalah karhutla. Warga diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas pembakaran ataupun titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.

“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api atau kebakaran lahan, segera laporkan kepada kepolisian maupun instansi terkait,” ujar Dongan.

Menjelang Pilkades Serentak 2026, kepolisian juga mengajak masyarakat menjaga persatuan. Perbedaan pilihan dalam menentukan calon kepala desa dinilai sebagai bagian dari demokrasi yang harus disikapi secara dewasa.

Warga diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Setiap informasi yang beredar, khususnya melalui media sosial, harus disaring terlebih dahulu sebelum disebarluaskan.

“Berbeda pilihan itu hal yang biasa. Yang harus kita jaga adalah persatuan dan kerukunan. Jangan sampai Pilkades justru menjadi sumber perpecahan,” pesannya.

Selain itu, masyarakat diajak menolak politik uang, intimidasi dan berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu pelaksanaan Pilkades agar seluruh tahapan dapat berjalan aman, tertib, damai dan kondusif.

Usai penyampaian pesan kamtibmas, kepolisian menyerahkan sarana kontak, tali asih dan snack kepada pengurus Gereja GPdI LAHA ROI. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama.

Jika menemukan gangguan kamtibmas, titik api, maupun membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110. **

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari