Erry Gading Minta PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Samakan Persepsi
“Kalau tidak ada kesepakatan tentu akan merugikan salah satu pihak. Jika melihat hitung-hitungan bisnis, PT Pelindo juga pasti memiliki pertimbangan terhadap kemampuan dasar PT Bumi Meranti. Sebagai BUMN, PT Pelindo memiliki peran strategis menjadi mitra yang mampu mendorong BUMD agar semakin profesional, mandiri, dan berdaya saing,” katanya.
Ia menambahkan, PT Bumi Meranti dibentuk sebagai instrumen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mengelola potensi usaha daerah dan memberikan kontribusi terhadap PAD. Karena itu, kemitraan dengan PT Pelindo diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas perusahaan daerah sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas.
Di sisi lain, PT Pelindo memiliki tanggung jawab dalam mengelola dan meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan. Kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui BUMD diyakini dapat memperkuat tata kelola pelabuhan, meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa, serta menciptakan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Erry optimistis seluruh persoalan dapat diselesaikan apabila kedua belah pihak memiliki komitmen yang sama.
“Tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan sepanjang ada kesamaan pandangan dan satu tujuan. Lebih cepat tentu akan lebih baik,” tegasnya.
Ia juga mengajak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, DPRD, kalangan akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan untuk ikut mendorong lahirnya komunikasi yang konstruktif apabila diperlukan.
Menurutnya, kepentingan daerah harus ditempatkan di atas kepentingan masing-masing institusi sehingga peluang kerja sama yang telah lama dirintis tidak kembali tertunda.
“Persoalan ini tidak bisa kita biarkan berlarut-larut. Saya rasa sudah saatnya kita bergandeng tangan antara pemerintah kabupaten, lembaga legislatif, mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama memperjuangkan kepentingan daerah. Bila perlu kita fasilitasi pertemuan ini untuk melihat keseriusan para pihak merealisasikan PKS tersebut. Siapa yang lebih serius, segala sesuatunya akan terlihat,” ungkapnya.
Sebagai pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Erry berharap seluruh pihak mengedepankan semangat kolaborasi dan mengesampingkan ego sektoral agar peluang kerja sama strategis tidak hilang begitu saja.
“Jangan sampai gara-gara keegoan masing-masing, kesempatan menjadi mitra strategis antara PT Pelindo dan PT Bumi Meranti hanya menjadi ibarat pungguk merindukan bulan,” pungkasnya.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









