Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Gubuk di Kebun Sawit Kampar Dirazia, Ini Temuannya

Personel Polsek Bangkinang Barat menyisir lokasi tersebut pada Sabtu (24/10/2026)

KAMPAR – Sebuah gubuk di tengah perkebunan kelapa sawit Desa Silam, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, menjadi sasaran razia polisi setelah diduga kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika.

Personel Polsek Bangkinang Barat menyisir lokasi tersebut pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Meski tidak menemukan seorang pun yang sedang mengonsumsi narkoba, petugas mendapati sejumlah barang mencurigakan yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.

Kapolsek Bangkinang Barat Ipda Roy Sandi, S.H., M.H., mengatakan barang yang ditemukan di lokasi antara lain alat isap sabu atau bong, plastik bekas, pipet, serta sejumlah benda lainnya.

Temuan tersebut selanjutnya akan ditelusuri untuk memastikan keterkaitannya dengan dugaan aktivitas narkotika di kawasan tersebut.

Operasi dipimpin langsung Roy Sandi dengan melibatkan Kanit Binmas, Kanit Provos, Kanit Samapta, Kanit Intelkam, Bhabinkamtibmas, serta personel Polsek Bangkinang Barat.

Petugas memeriksa gubuk dan menyisir area perkebunan yang dicurigai menjadi tempat berkumpulnya pengguna narkoba.

Razia tersebut merupakan bagian dari langkah kepolisian menekan peredaran narkotika sekaligus mendukung program prioritas Kapolri dalam pemberantasan narkoba.

Roy menegaskan, pengawasan terhadap lokasi rawan akan terus ditingkatkan untuk mencegah munculnya tempat penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.

Dia juga meminta masyarakat tidak ragu memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama‑sama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba. Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum,” ungkapnya.

Menurut Roy, informasi masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam mengungkap aktivitas peredaran narkotika, terutama di lokasi tersembunyi yang sulit terpantau petugas.

Operasi berakhir sekitar pukul 14.30 WIB tanpa gangguan keamanan. Polisi memastikan penyisiran serupa akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan narkoba.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari