Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Sampah di Meranti Masih Menumpuk Jadi Perhatian DPR RI

Kunjungan kerja Komisi XII DPR RI bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Kamis (15/10/2026).

Muzamil memastikan pemerintah daerah siap memenuhi berbagai persyaratan apabila nantinya terdapat program penanganan sampah yang dapat diterapkan di Kepulauan Meranti.

“Seandainya diperlukan lahan lagi atau kebutuhan lainnya, kami akan kooperatif. Kami siap melengkapi apa yang menjadi persyaratan,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi XII DPR RI Iyet Bustami menegaskan persoalan sampah Meranti tidak bisa diselesaikan hanya dengan menentukan teknologi tanpa memahami kondisi lapangan.

Menurutnya, diperlukan kajian menyeluruh, mulai dari volume dan karakteristik sampah hingga kesiapan pemerintah daerah menjalankan sistem pengolahan.

“Kami datang ke sini untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Tentunya, persoalan ini tidak serta-merta bisa diselesaikan. Perlu dilakukan kajian lebih lanjut untuk menentukan teknologi yang paling sesuai dan memungkinkan diterapkan di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Iyet.

Ia menyebut salah satu opsi yang dapat dikaji ialah Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Namun, penerapannya harus mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan daerah.

Kunjungan tersebut juga diikuti Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya KLH/BPLH Vinda Damayanti Ansjar serta Direktur Penanganan Sampah KLH Dra. Melda Mardalina, M.Sc.

Pemkab Meranti berharap peninjauan langsung tersebut tidak berhenti pada pembahasan, tetapi berlanjut menjadi langkah konkret untuk mengatasi penumpukan sampah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari