Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Layanan Dasar Jadi Sorotan, Bupati Asmar Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan Meranti

BATAM – Penguatan pelayanan dasar menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti setelah Bupati AKBP (Purn) H. Asmar mengikuti kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi di Hotel Radisson Batam, Jalan Bukit Indah Raya, Sukajadi, Kota Batam, Rabu (12/8/2026).

Forum tersebut menyoroti sejumlah sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari kebersihan dan pengelolaan sampah, pendidikan, kesehatan, akses air bersih, hingga penyediaan hunian layak menjadi bagian dari indikator penilaian pemerintah daerah.

Bagi Kepulauan Meranti yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan, peningkatan pelayanan dasar membutuhkan strategi yang tidak hanya mengandalkan program pemerintah kabupaten. Sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah desa, dunia usaha dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar pembangunan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa apresiasi pemerintah daerah akan diberikan melalui beberapa putaran. Artinya, pemerintah daerah yang belum memperoleh penghargaan masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki kinerja.

Tito menyebut pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan akan menjadi salah satu perhatian yang semakin ditekankan pada penilaian berikutnya. Pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Pelayanan dasar lainnya juga tidak luput dari perhatian pemerintah pusat. Kualitas pendidikan dan kesehatan, akses terhadap air bersih serta ketersediaan perumahan yang layak menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi motivasi dan pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Tito dalam arahannya.

Menurut Tito, daerah yang mampu membuktikan peningkatan kinerja berpotensi memperoleh insentif fiskal. Dukungan tersebut dapat menjadi tambahan bagi daerah untuk memperkuat pembiayaan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

Selain itu, kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman diharapkan memberikan dukungan dan pembinaan kepada pemerintah daerah.

Proses penilaian dilakukan dengan melibatkan kementerian dan lembaga terkait sehingga capaian yang menjadi dasar pemberian penghargaan dapat dipertanggungjawabkan secara objektif.

“Ini juga ingin menunjukkan bahwa banyak kepala daerah yang bekerja dengan baik dan berprestasi,” katanya.

Pemerintah pusat juga mengungkapkan adanya dukungan fiskal sekitar Rp18,9 triliun yang telah disalurkan kepada 540 daerah. Dukungan tersebut diharapkan membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan sekaligus memperkuat pembangunan.

Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengatakan, perhatian pemerintah pusat terhadap pelayanan dasar harus dijadikan momentum untuk mempercepat pembenahan di daerah.

“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan melakukan pembenahan. Yang paling penting adalah bagaimana program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Asmar.

Ia menyebut sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, sanitasi dan penyediaan hunian layak akan terus menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Asmar menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya diukur dari banyaknya pembangunan fisik. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan terjaganya lingkungan juga menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan.

“Kita akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Apa yang menjadi perhatian pemerintah pusat akan kita tindak lanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Meranti,” katanya.

Karena kondisi geografis Meranti sebagai daerah kepulauan, Asmar menilai kerja sama lintas sektor menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi agar kebijakan nasional dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

Ia juga meminta OPD di lingkungan Pemkab Meranti menjadikan keberhasilan daerah lain sebagai pembelajaran untuk memperkuat kinerja masing-masing.

“Bagi daerah yang sudah mendapatkan penghargaan, tentu harus terus meningkatkan kinerjanya. Sementara bagi yang belum, termasuk kita, harus menjadikan ini sebagai pemicu untuk berbenah dan bekerja lebih baik,” tegasnya.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari