Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Ketua DPH LAMR Riau Puji Kiprah LAMR Meranti, Tetap Aktif Meski Hadapi Keterbatasan

Rapat Kerja LAMR Kepulauan Meranti 2026 di Balai Adat LAMR, Jalan Dorak, Selatpanjang, Sabtu (19/9/2026).

MERANTI – Konsistensi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menjalankan berbagai kegiatan adat dan kebudayaan mendapat apresiasi dari pengurus LAMR Provinsi Riau.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Drs. H. Taufik Ikram Jamil, M.Hum., menilai LAMR Meranti menunjukkan semangat organisasi yang kuat meskipun menghadapi keterbatasan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja LAMR Kepulauan Meranti 2026 di Balai Adat LAMR, Jalan Dorak, Selatpanjang, Sabtu (19/9/2026).

Taufik mengungkapkan, selama hampir lima tahun memimpin LAMR Provinsi Riau, pihaknya tetap berupaya melaksanakan rapat kerja setiap tahun meskipun terkadang terkendala anggaran.

Menurutnya, rapat kerja merupakan kewajiban organisasi yang harus dilaksanakan sekurang-kurangnya sekali dalam setahun sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Karena itu, ia mengapresiasi LAMR Meranti yang tetap mampu menyelenggarakan raker sekaligus menyiapkan sejumlah kegiatan kebudayaan.

Taufik juga menyinggung berbagai kegiatan sosial yang telah dilaksanakan LAMR Meranti, termasuk pembagian takjil hingga belasan kali selama Ramadan lalu.

Ia memberikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, termasuk kehadiran langsung Wakil Bupati Datuk Seri Muzamil Baharudin, S.M., M.M., untuk membuka raker.

Taufik mengungkapkan, selama memimpin LAMR Provinsi Riau, rapat kerja yang diselenggarakan pihaknya belum pernah dibuka langsung oleh gubernur maupun wakil gubernur.

Karena itu, kehadiran Muzamil dalam raker LAMR Meranti menjadi perhatian tersendiri baginya.

Menurut Taufik, dukungan terhadap kebudayaan Melayu harus terus diberikan oleh siapa pun yang memimpin daerah. Ia menilai pelestarian adat bukan hanya tanggung jawab lembaga adat, tetapi juga memerlukan keterlibatan pemerintah dan masyarakat.

“Alhamdulillah, nenek moyang Melayu kita telah mewariskan dua ini, yakni agama dan tradisi,” ungkapnya.

Ia berharap berbagai kegiatan LAMR Meranti dapat terus dikembangkan. LAMR Provinsi Riau juga berupaya mendukung program yang dijalankan lembaga adat di tingkat kabupaten.

Sementara itu, Ketua Umum DPH LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal CIK, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat membantu pihaknya menjalankan visi dan misi pelestarian adat serta kearifan lokal.

Raker yang mengusung tema “Adat Terjaga, Negeri Bermarwah, Kepulauan Meranti Unggul” tersebut dibuka Wakil Bupati Muzamil setelah mengikuti arakan kompang dari Kantor Bupati menuju Balai Adat LAMR dan disambut persembahan silat Melayu.

Turut hadir Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., Ketua Umum MKA LAMR Meranti Datuk Seri Asnawi Nazar, S.Pi., Wakil Ketua DPRD Antoni Shidarta, S.H., M.H., Sekda Sudandri Jauzah, S.H., serta unsur Forkopimda, kepala OPD, OKP, ormas, dan tokoh adat.

Ketua Panitia Susanto Sudarmo, S.E., menjelaskan bahwa raker juga dirangkai dengan empat agenda hingga Senin (21/9/2026), yakni zikir dan doa bersama, Festival Senandung Melayu, Sembang Budaya Tata Adab Pengantin Melayu, serta Majelis Tepung Tawar bagi tamu kehormatan.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari