Ribuan Rumah di Meranti Butuh Penanganan, Bantuan Bedah Rumah Jadi Harapan Warga
MERANTI – Persoalan rumah tidak layak huni masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Meski mendapat alokasi bantuan bedah rumah dari pemerintah pusat pada 2026, kebutuhan hunian layak bagi masyarakat masih jauh lebih besar.
Tahun ini, Kepulauan Meranti memperoleh alokasi 997 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Sementara itu, kebutuhan rumah layak huni di daerah tersebut diperkirakan mencapai 3.000 unit.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti Sudandri Jauzah, S.H., mengatakan, dukungan pemerintah pusat dan Provinsi Riau sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Dengan kebutuhan rumah yang diperkirakan mencapai kurang lebih 3.000 unit, kita bisa melihat betapa besarnya kebutuhan masyarakat Kepulauan Meranti terhadap hunian yang layak,” ujar Sudandri.
Hal itu disampaikannya saat mewakili Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dalam pertemuan bersama Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera III di Selatpanjang, Rabu (14/10/2026).
Sudandri menegaskan, bantuan perumahan harus tepat sasaran dan menjangkau warga yang belum mampu memperbaiki tempat tinggal secara mandiri.
“Kami berharap melalui pertemuan ini, berbagai kondisi dan kebutuhan yang ditemukan di lapangan dapat dikomunikasikan bersama, sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program selanjutnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Riau, Suwidar Agung, menjelaskan bahwa program BSPS ditujukan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Selain bedah rumah, Pemkab Meranti juga didorong memanfaatkan peluang bantuan pembangunan rumah susun, rumah khusus, penanganan kawasan kumuh, serta penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan.
Untuk memperbesar peluang mendapatkan bantuan, pemerintah daerah perlu menyiapkan data kebutuhan perumahan yang akurat serta melengkapi persyaratan administrasi.
Pengembang perumahan subsidi juga dapat mengusulkan bantuan PSU melalui sistem yang tersedia sesuai ketentuan.
Pemkab Meranti berharap berbagai program tersebut mampu mempercepat pengurangan rumah tidak layak huni sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan itu.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









