Bupati Asmar Datangi Rumah Lansia yang Hangus Terbakar, Ada Janji untuk 2027
MERANTI – Nurhayati (76), warga Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mendapat harapan baru setelah rumahnya ludes dilalap api.
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar berjanji membantu membangun kembali rumah perempuan lanjut usia tersebut. Pembangunan rumah berukuran 6×6 meter itu ditargetkan dimulai pada awal 2027.
Janji tersebut disampaikan Asmar saat mendatangi kediaman Nurhayati, Senin (21/9/2026). Dia melihat langsung kondisi rumah korban yang telah rata dengan tanah akibat kebakaran pada Sabtu (19/9/2026).
Dalam kunjungan itu, Asmar yang didampingi Asisten I Sekda Meranti Tengku Arifin dan sejumlah kepala OPD menyerahkan bantuan berupa sembako, peralatan rumah tangga, serta dokumen kependudukan berupa KTP dan kartu keluarga (KK).
Mendengar rumahnya akan dibangun kembali, Nurhayati tampak terharu. Dia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah.
“Terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan. Semoga Pak Bupati dan semua yang hadir dilindungi oleh Allah SWT,” ujar Nurhayati.
Sebelumnya, rumah Nurhayati di RT 005/RW 001, Jalan Tanjung Harapan, terbakar pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 16.50 WIB.
Kebakaran itu sempat diwarnai aksi penyelamatan oleh anak korban, Mashitah (49). Dia nekat masuk ke rumah setelah melihat asap hitam tebal mengepul dari bangunan tersebut.
Saat itu, Nurhayati masih berada di dapur dan berusaha memadamkan api. Melihat kobaran api semakin membesar hingga merambat ke ruang tamu, Mashitah langsung menarik paksa ibunya keluar rumah.
Keduanya berhasil menyelamatkan diri. Namun, rumah beserta sejumlah barang, seperti mesin jahit, mesin cuci, kulkas, kasur, sofa, speaker, dan dua unit sepeda, hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Petugas pemadam kebakaran bersama polisi dan warga berhasil menjinakkan api sekitar pukul 18.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
Asmar pun mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik dan peralatan rumah tangga.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat Meranti untuk selalu menjaga rumah maupun lahan dari bahaya kebakaran. Jangan lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah dan perhatikan peralatan serta instalasi listrik yang dapat memicu kebakaran. Semoga kita semua senantiasa dilindungi Allah SWT,” kata Asmar.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









