Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

BLK Meranti Bakal Diperkuat, Pelatihan Disesuaikan Kebutuhan Industri

MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai memfokuskan perhatian pada penguatan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat pengembangan keterampilan masyarakat. Langkah itu dinilai penting untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.

Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus dalam kunjungan kerja Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, ke Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Selasa (29/7/2026). Pertemuan itu membahas peluang kerja sama pelatihan vokasi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, hingga pendampingan pengelolaan BLK Meranti agar kembali berfungsi optimal.

Wakil Bupati Muzamil Baharudin mengatakan, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas apabila Meranti ingin memiliki tenaga kerja yang mampu bersaing di tengah perkembangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Kepulauan Meranti untuk memperoleh pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang berkualitas. SDM yang unggul dan kompeten akan menjadi modal utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Muzamil Baharudin.

Ia menegaskan, pelatihan vokasi harus disusun sesuai kebutuhan dunia kerja sehingga lulusan yang dihasilkan benar-benar memiliki keterampilan yang dibutuhkan perusahaan maupun mampu membuka peluang usaha secara mandiri.

“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya menciptakan tenaga kerja yang produktif, adaptif, dan berdaya saing,” tambahnya.

Gayung bersambut, BBPVP Medan menyatakan kesiapannya mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja di Kepulauan Meranti. Perwakilan BBPVP Medan, Amran, mengatakan sinergi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif.

“BBPVP Medan siap mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja di daerah melalui program pelatihan yang adaptif dan berbasis kebutuhan dunia kerja. Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pelatihan menjadi faktor penting dalam menciptakan SDM yang unggul dan kompetitif,” katanya.

Menurut Amran, program pelatihan yang tepat sasaran akan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas.

“Kami berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan produktivitas tenaga kerja sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Meranti, Eko Priyono, menegaskan bahwa salah satu target utama pemerintah daerah adalah mengoptimalkan kembali peran BLK Meranti agar menjadi pusat pelatihan yang aktif dan mampu mencetak tenaga kerja siap pakai.

“Fokus kami saat ini adalah mengoptimalkan kembali peran Balai Latihan Kerja (BLK) Meranti sebagai pusat pengembangan keterampilan masyarakat yang mampu mencetak tenaga kerja kompeten dan siap kerja,” ujar Eko Priyono.

Ia menjelaskan, penguatan BLK tidak cukup hanya dengan memperbaiki fasilitas, tetapi juga membutuhkan dukungan BBPVP Medan dalam bentuk pendampingan, peningkatan kapasitas instruktur, hingga penyusunan program pelatihan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha.

“Kami berharap sinergi ini dapat diwujudkan melalui pendampingan pengelolaan BLK, peningkatan kapasitas instruktur, hingga penyelenggaraan program pelatihan yang link and match dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kolaborasi ini diharapkan menjadi momentum dalam menghadirkan pelatihan vokasi yang adaptif, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi terwujudnya SDM Meranti yang unggul dan berdaya saing,” tutupnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap BLK tidak hanya menjadi tempat pelatihan, tetapi benar-benar menjadi pusat lahirnya tenaga kerja yang memiliki kompetensi, sertifikasi, dan kesiapan menghadapi kebutuhan pasar kerja, sehingga mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari