36 Lulusan Perdana ITS Meranti Diwisuda, Ada yang Raih IPK 3,88
MERANTI – Sebanyak 36 mahasiswa Institut Teknologi dan Sains (ITS) Meranti resmi diwisuda pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan I di Ballroom Grand Meranti Hotel, Sabtu (5/9/2026).
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengajak para lulusan untuk tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi ikut mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi dan kreativitas.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Suardi, M.Pd., yang menghadiri kegiatan tersebut.
Suardi mengatakan, wisuda perdana ITS Meranti menjadi tonggak penting karena menandai lahirnya generasi pertama sarjana dari perguruan tinggi tersebut.
“Wisuda perdana ini bukan hanya sekadar prosesi akademik, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan lembaga pendidikan tinggi yang kita banggakan,” ujar Suardi.
Ia berharap para lulusan mampu menjadi generasi unggul yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus dapat diterapkan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
“Manfaatkanlah ilmu yang telah Anda miliki. Manfaatkan, gunakan untuk kepentingan negeri kita, daerah kita,” pesannya.
Suardi juga mendorong lulusan ITS Meranti menghadirkan inovasi dan kreativitas yang dapat mendukung program pemerintah daerah, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun lingkungan.
Selain itu, ia berharap keberadaan alumni ITS Meranti dapat memperkuat sumber daya manusia lokal sehingga Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki lebih banyak tenaga ahli yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Memperkuat sumber daya manusia lokal agar daerah kita memiliki tenaga ahli yang berdaya saing tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ungkapnya.
Ia turut mengingatkan para wisudawan untuk menjaga etika dan integritas dalam menjalankan profesi maupun pengabdian di tengah masyarakat.
“Menjaga etika dan integritas dalam setiap langkah pengabdian sehingga kehadiran para lulusan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Suardi juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor dan seluruh civitas akademika ITS Meranti yang telah mendidik para mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan.
Ia mengaku ikut mengetahui perjalanan awal perjuangan menghadirkan perguruan tinggi di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Bagaimana perjuangan kami dahulu waktu mendirikan ITS Meranti? Waktu itu saya masih di Dinas, Kepala Dinas Pendidikan. Kerja keras kami, sehingga keinginan kami sebenarnya bagaimana Meranti punya sekolah tinggi institut. Ini cita-cita bersama,” ungkap Suardi.
Menurutnya, keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan hingga strata satu menjadi kebanggaan tersendiri, baik bagi pemerintah daerah maupun para orang tua.
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









