Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Wabup Muzamil Minta Warga Meranti Rawat Alam dan Jaga Persatuan

MERANTI – Pesan menjaga lingkungan ikut mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Darul Ulum, Selatpanjang, Selasa (1/9/2026). Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin meminta masyarakat menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman, termasuk dalam menjaga alam dan kerukunan.

Di hadapan jamaah, Muzamil menilai nilai kejujuran, kasih sayang, keadilan, kepedulian dan gotong royong yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW masih sangat relevan untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat saat ini.

“Marilah kita kembali kepada akhlak Rasulullah. Perkuat gotong royong, kebersamaan dan kekompakan. Dengan persatuan, kita akan lebih kuat dalam membangun negeri,” ujar Muzamil.

Muzamil kemudian mengingatkan persoalan yang kerap menjadi ancaman saat musim kemarau, yakni kebakaran hutan dan lahan. Ia meminta masyarakat tidak mengambil jalan pintas dengan membakar ketika membuka maupun membersihkan lahan.

“Jangan melakukan pembakaran. Kalau melakukan pembakaran, tentu akan berhadapan dengan hukum,” tegasnya.

Menurut Muzamil, menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran besar agar Meranti terhindar dari karhutla yang dapat menimbulkan asap, mengganggu kesehatan hingga menghambat aktivitas warga.

Ia juga mengajak masyarakat mensyukuri hujan yang turun di wilayah Meranti sebagai nikmat yang turut membantu menekan ancaman karhutla.

“Ini adalah keberkahan yang patut kita syukuri. Mari kita sama-sama menjaga negeri ini dan lingkungan kita,” katanya.

Tak kalah penting, Muzamil meminta masyarakat tidak mudah terpecah akibat persoalan yang muncul di tengah kehidupan sosial. Ia menilai kebersamaan merupakan modal utama agar daerah tetap aman dan kondusif.

“Persatuan dan kebersamaan merupakan modal penting untuk mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang aman, tenteram dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Ustaz Dr. Syafrinaldi, S.H., M.H., M.A., dalam tausiyahnya mengingatkan jamaah agar Maulid Nabi tidak berhenti pada acara tahunan. Menurutnya, peringatan tersebut seharusnya menjadi kesempatan untuk bercermin dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah berprasangka buruk dan menghakimi orang lain hanya berdasarkan penilaian sepihak.

“Jangan berprasangka buruk dan jangan mudah menghakimi orang lain. Mari kita cintai Nabi Muhammad SAW dan meneladani akhlaknya,” pesannya.

Syafrinaldi juga menekankan bahwa kedekatan kepada Allah menjadi salah satu kekuatan dalam menghadapi persoalan kehidupan.

“Dekatlah kepada Allah, maka Allah akan menyelesaikan masalah kita,” tuturnya.

Ia mengingatkan jamaah bahwa rezeki tidak selalu berbentuk harta. Kesehatan, keluarga, ketenangan hati dan kesempatan beribadah juga merupakan nikmat yang perlu disyukuri.

Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri unsur TNI, DPRD Kepulauan Meranti, Kementerian Agama, tokoh masyarakat serta pengurus Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari