PLN Diminta Percepat Perbaikan Layanan Listrik, MoU Harus Berujung Solusi bagi Warga Meranti
MERANTI – Persoalan kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Meranti masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Karena itu, Bupati AKBP (Purn) H. Asmar menegaskan bahwa kerja sama yang baru disepakati dengan PT PLN (Persero) UP3 Dumai tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Bupati Asmar usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan PT PLN (Persero) UP3 Dumai di Command Center Diskominfotik Kepulauan Meranti, Kamis (30/7/2026).
Menurut Asmar, listrik merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang sangat menentukan aktivitas masyarakat. Keandalan pasokan listrik tidak hanya berdampak pada kenyamanan warga, tetapi juga memengaruhi sektor ekonomi, pelayanan kesehatan, pendidikan, pemerintahan hingga iklim investasi di daerah kepulauan.
Karena itu, ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN harus menghasilkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan kelistrikan yang masih dihadapi Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Penandatanganan MoU hari ini adalah bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama dan sinergi. Ini langkah nyata mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Asmar.
Bupati menegaskan bahwa kondisi geografis Kepulauan Meranti yang terdiri dari banyak pulau membuat peningkatan pelayanan listrik tidak bisa dibebankan kepada satu pihak. Dibutuhkan koordinasi yang kuat, komunikasi yang intensif, serta tindak lanjut yang cepat agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diselesaikan.
“Melalui kerja sama ini, kita berharap berbagai tantangan dapat diselesaikan bersama. Sinergi dan kolaborasi adalah kunci utamanya,” katanya.
Asmar juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk mengawal implementasi nota kesepahaman tersebut agar tidak hanya menjadi dokumen administratif.
“Bangun komunikasi yang intensif dengan jajaran PLN. Jika muncul persoalan di lapangan, segera cari solusi bersama-sama. Mari kita hadirkan kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan Kabupaten Kepulauan Meranti,” tegasnya.
Menanggapi harapan pemerintah daerah, Manager PLN UP3 Dumai, Achmad Meidiansyah, ST, memastikan pihaknya berkomitmen meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kepulauan Meranti. Dukungan itu, katanya, tidak hanya datang dari ULP Selatpanjang, tetapi juga dari PLN UP3 Dumai hingga UID Riau dan Kepulauan Riau.
“Meskipun GM kami tidak hadir, namun kami tetap support mulai dari ULP Selatpanjang, terus Dumai sampai dengan UID Riau dan Kepulauan Riau,” ujar Achmad.
Ia menjelaskan, kunjungannya ke Kepulauan Meranti merupakan yang pertama sejak menjabat sebagai Manager PLN UP3 Dumai. Selain bersilaturahmi dengan pemerintah daerah, ia bersama jajaran juga meninjau kondisi jaringan listrik sebagai bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jadi ini merupakan kunjungan perdana saya. Selain menjalin silaturahmi, kami juga melakukan inspeksi jaringan supaya dapat mengurangi gangguan maupun pemadaman,” katanya.
Melalui inspeksi tersebut, PLN berharap dapat memetakan titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan sehingga langkah perbaikan dapat dilakukan lebih cepat. Dengan sinergi yang dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, peningkatan kualitas layanan kelistrikan diharapkan dapat segera dirasakan masyarakat di seluruh wilayah kepulauan.
Penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri jajaran PLN, di antaranya Manager ULP Selatpanjang Roni Saputra beserta tim. Dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti hadir para asisten, Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Fahri, Kepala Badan Pendapatan Daerah Agusyanto, serta sejumlah kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









