Perpustakaan Meranti Dibersihkan, Wabup Muzamil Ingatkan Pentingnya Kenyamanan Pengunjung
MERANTI – Kenyamanan masyarakat saat mengakses layanan perpustakaan menjadi perhatian Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti. Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai penting untuk meningkatkan minat masyarakat datang membaca dan belajar.
Untuk mewujudkannya, seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kontrak dikerahkan membersihkan kawasan perpustakaan melalui gotong royong, Kamis (8/10/2026).
Dipimpin Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kepulauan Meranti, Dr. Abu Hanifah, M.Pd., para pegawai membersihkan halaman, mengumpulkan sampah hingga menata sejumlah titik di sekitar fasilitas pelayanan tersebut.
Abu Hanifah mengatakan, kebersihan perpustakaan harus menjadi perhatian bersama. Selain menciptakan suasana nyaman bagi pengunjung, kegiatan tersebut juga diharapkan meningkatkan kepedulian dan kekompakan pegawai.
“Perpustakaan harus menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat. Karena itu, kebersihan dan kerapian lingkungan mesti terus dijaga. Kami juga ingin membangun rasa tanggung jawab bersama agar seluruh pegawai peduli terhadap kondisi tempat kerjanya,” ujar Abu Hanifah.
Langkah tersebut mendapat apresiasi Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M. Menurutnya, kebersihan fasilitas publik tidak boleh hanya menjadi perhatian ketika ada kegiatan tertentu.
Muzamil menegaskan, lingkungan perkantoran yang bersih dan tertata merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
“Gotong royong jangan sekadar menjadi kegiatan sesaat. Jadikan kebersihan sebagai kebiasaan sehari-hari. Kalau lingkungan terawat, pegawai nyaman bekerja dan masyarakat pun merasa lebih betah saat mendapatkan pelayanan,” kata Muzamil.
Dia juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menerapkan kebiasaan serupa secara berkelanjutan, bukan hanya mengandalkan kegiatan gotong royong.
Khusus perpustakaan, Muzamil berharap lingkungan yang semakin nyaman dapat mendorong masyarakat, terutama pelajar, untuk lebih aktif memanfaatkan fasilitas membaca dan menambah pengetahuan.
Menurutnya, menjaga kebersihan fasilitas umum bukan semata tanggung jawab pemerintah. Masyarakat sebagai pengguna layanan juga perlu ikut merawatnya.
“Perpustakaan merupakan fasilitas bersama yang harus kita jaga. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, harapannya semakin banyak masyarakat tertarik datang untuk membaca, belajar, dan memperluas wawasan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Meranti berupaya menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya kerja sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









