Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Meranti Zero Karhutla, Warga Diingatkan Tetap Waspada ISPA

SELATPANJANG – Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, hingga pekan keempat September 2026 masih mencatat kondisi zero kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Meski kualitas udara masih baik dan tidak terdeteksi asap akibat Karhutla, masyarakat tetap diminta mewaspadai gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita mengatakan kondisi tersebut tidak lepas dari upaya pencegahan yang dilakukan di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Patroli dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

“Prinsip kami adalah cegah sebelum terjadi. Bhabinkamtibmas bersama Babinsa, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) setiap hari melakukan patroli di lahan gambut dan memberikan pemahaman kepada petani agar tidak lagi membuka lahan dengan cara Memerun atau membakar,” ujar Gede.

Menurut dia, masyarakat mulai meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga semakin memahami dampak Karhutla terhadap ekosistem serta adanya sanksi pidana bagi pelaku pembakaran lahan.

Meski tidak ditemukan asap Karhutla dan kualitas udara masih baik, Polres Kepulauan Meranti tetap mengingatkan masyarakat menjaga kesehatan. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada anak-anak sekolah dan lanjut usia yang dinilai perlu lebih waspada terhadap gangguan pernapasan.

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan orang tua lanjut usia, agar tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan memperbanyak konsumsi air putih,” kata Gede. **

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari