Luar Biasa, Dana Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Insit Tembus Rp150 Juta
MERANTI – Dukungan masyarakat untuk pelaksanaan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, terbilang besar. Dana yang dihimpun dari para badal dan donatur mencapai Rp150.550.000.
Jumlah tersebut belum termasuk bantuan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sebesar Rp25 juta. Selain uang, dukungan terhadap pelaksanaan haul juga datang dalam bentuk barang hingga tenaga dari masyarakat.
Haul yang dipusatkan di Surau Agung Desa Insit, Rabu (23/9/2026) malam itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah.
Ketua Panitia Haul, Ustaz Zainul Arifin, mengungkapkan dana Rp150,55 juta tersebut merupakan hasil dukungan para badal dan donatur. Dia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mengambil bagian sejak persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
“Terima kasih kepada seluruh Bapak dan Ibu yang telah membantu acara ini dari awal sampai akhir, baik berupa doa, tenaga, material maupun bantuan lainnya. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan dan memberikan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Pemkab Kepulauan Meranti. Pemerintah daerah menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk membantu kelancaran pelaksanaan haul.
Di hadapan jamaah, Sekda Meranti Sudandri Jauzah mengatakan haul tidak semata-mata menjadi agenda mengenang wafatnya seorang ulama besar. Menurut dia, ada nilai keteladanan yang perlu terus dihidupkan di tengah masyarakat.
“Haul wafatnya Syekh Abdul Qodir Al-Jailani bukan sekadar mengenang wafatnya seorang tokoh ulama, tetapi merupakan momentum untuk meneladani akhlak, perjuangan dan ajaran beliau,” ujarnya.
Sudandri menyebut ajaran Syekh Abdul Qodir Al-Jailani mengenai keikhlasan dalam beramal, kesabaran menghadapi ujian, kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, serta keseimbangan kehidupan dunia dan akhirat tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Karena itu, dia mengajak masyarakat menjadikan momentum haul sebagai sarana memperkuat nilai spiritual, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial.
“Sebagai pemerintah daerah, saya melihat haul ini bukan hanya sebagai acara keagamaan, tetapi juga sebagai sarana memperkokoh persatuan dan kesatuan,” katanya.
Rangkaian haul kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Dr. KH. A. Abu Yazid, SH., M.Pd.I, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatussolihin Pekanbaru.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD Pemkab Kepulauan Meranti, anggota DPRD Noli Sugiharto, camat, ulama dan tokoh agama, beserta jajaran, para kepala desa, serta jamaah dan masyarakat.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









