Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

LKTJ PWI Meranti Diperpanjang hingga 7 November, Hadiah Total Rp15 Juta Menanti

Koordinator Kegiatan, Dana Asmara alias Aldo.

MERANTI – Kabar baik bagi wartawan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang ingin mengikuti Lomba Karya Tulis Jurnalistik (LKTJ) 2026. Panitia yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Meranti bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kembali memberikan tambahan waktu pengiriman karya hingga 7 November 2026.

Perpanjangan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mematangkan hasil liputan, terutama karya jurnalistik mendalam yang mengangkat pengelolaan aset daerah dan transformasi digital sistem Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online.

Ketua PWI Kepulauan Meranti Wira Saputra melalui Koordinator Kegiatan Dana Asmara mengatakan, perubahan jadwal tersebut dilakukan agar wartawan memiliki kesempatan lebih luas dalam menghasilkan tulisan berkualitas.

“Dengan demikian, periode publikasi karya yang dapat diikutsertakan juga diperpanjang, yakni mulai 28 Juli hingga 7 November 2026. Sementara batas akhir penyerahan hasil karya ditetapkan pada 7 November 2026,” ujar pria yang akrab disapa Aldo, Ahad (1/11/2026).

LKTJ tahun ini mengusung tema “Mendorong Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah, Transformasi Digital SP2D Online Menuju Kepulauan Meranti Unggul.”

Kompetisi tersebut terbuka secara gratis bagi wartawan media cetak maupun online yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Meranti. Panitia secara khusus mendorong peserta menghasilkan karya berbentuk feature yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu mengupas persoalan secara mendalam dan menarik.

Menurut Aldo, kualitas tulisan menjadi salah satu perhatian utama dalam penilaian. Peserta diharapkan mampu menghadirkan karya yang kritis, berbasis fakta lapangan, serta memberikan nilai edukasi dan informasi kepada masyarakat.

Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu karya terbaik dengan panjang minimal 1.000 kata. Tulisan wajib merupakan hasil liputan sendiri, orisinal, tidak mengandung plagiarisme, serta mengikuti kaidah jurnalistik dan Kode Etik Jurnalistik.

Karya juga harus sudah dipublikasikan di media masing-masing dalam periode 28 Juli hingga 7 November 2026. Peserta diwajibkan mengirimkan naskah dalam format PDF disertai bukti tayang atau tautan berita.

Panitia turut menetapkan bahwa karya yang diikutsertakan belum pernah menjadi juara dalam lomba jurnalistik lainnya. Penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses penulisan karya juga tidak diperbolehkan.

Dari sisi penghargaan, panitia menyiapkan total hadiah Rp15 juta. Juara pertama akan memperoleh Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta. Selain itu, tersedia penghargaan bagi 10 karya nominasi dengan hadiah masing-masing Rp500 ribu.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari Ketua PWI Riau Raja Isyam, Pengurus PWI Riau Muhammad Amin, serta Kepala BPKAD Kepulauan Meranti Fajar Triasmoko.

Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Wartawan yang ingin berpartisipasi dapat melakukan pendaftaran secara online melalui barcode yang disediakan panitia. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi Koordinator Kegiatan Dana Asmara melalui WhatsApp 0822-1491-7550.

Dengan batas pengiriman yang kini diperpanjang hingga 7 November, wartawan diharapkan tidak melewatkan kesempatan tersebut untuk mengirimkan karya terbaik sekaligus mengangkat isu pengelolaan keuangan dan aset daerah melalui produk jurnalistik yang berkualitas.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari