Korban Tabrakan Dua Speedboat Ditemukan di Hari Ketiga Pencarian
MERANTI – Tiga hari pencarian akhirnya menemukan titik terang. Bima Zulkarnain, 28, korban yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah kecelakaan dua speedboat di Perairan Selat Air Hitam, Kepulauan Meranti, ditemukan tim SAR gabungan, Sabtu (5/9/2026).
Bima ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di perairan Desa Sialang Pasung. Lokasi tersebut menjadi titik terakhir pencarian setelah tim gabungan menyisir kawasan sekitar lokasi kecelakaan dan wilayah yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.
Kecelakaan yang menimpa Bima terjadi pada Kamis (3/9) sekitar pukul 15.10 WIB. Dua speedboat, yakni SB Eagle 11 dan SB Four Brother 03, bertabrakan di Perairan Selat Air Hitam, Kecamatan Tebing Tinggi.
Sejak kejadian itu, pencarian dilakukan secara bertahap. Hari ketiga menjadi pencarian terakhir setelah korban berhasil ditemukan.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Abdul Roni, S.H., membenarkan penemuan tersebut.
“Korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di Perairan Desa Sialang Pasung,” kata Abdul Roni.
Pencarian Sabtu pagi dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Tim terlebih dahulu melakukan pengecekan kesiapan personel dan sarana, kemudian membagi tugas sebelum menyisir perairan.
Sebanyak 21 orang terlibat dalam operasi tersebut. Mereka berasal dari Satpolairud Polres Kepulauan Meranti, Ditpolairud Polda Riau, TNI AL, Basarnas, serta keluarga korban.
Penyisiran dilakukan dengan mempertimbangkan arah arus, kondisi cuaca dan karakteristik perairan. Perhitungan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan wilayah yang harus disisir tim.
Sekitar tiga jam setelah pencarian dimulai, keberadaan korban akhirnya diketahui. Bima ditemukan pada koordinat 1° 1′ 35.097″ N, 102° 41′ 26.170″ E.
Tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi. Korban kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti untuk penanganan dan proses identifikasi lebih lanjut. Bima diketahui merupakan warga Parit I/II Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Dengan ditemukannya Bima, operasi pencarian terhadap korban yang hilang dalam kecelakaan laut tersebut dinyatakan selesai. Selanjutnya, tim berkoordinasi dengan keluarga dan instansi terkait untuk proses penanganan berikutnya.
“Selanjutnya kami melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan unsur terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Abdul Roni.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









