Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Kasmarni Dukung Percepatan Pengeboran Migas, Dorong Bagi Hasil Daerah Penghasil Dibahas Bersama KSP

MANDAU – Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, mendukung percepatan pengeboran minyak dan gas bumi (migas) di wilayah operasi Provinsi Riau. Namun, ia juga mendorong agar penetapan bagi hasil migas bagi daerah penghasil dibahas secara khusus bersama Kantor Staf Presiden (KSP).

Hal itu disampaikan Kasmarni dalam Rapat Koordinasi Pengeboran Sumur Migas PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di Wilayah Operasi Provinsi Riau, Jumat, 16 Oktober 2026. Rapat berlangsung secara daring dari Ruang Rapat Kantor Camat Mandau.

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendukung upaya percepatan kegiatan pengeboran sumur migas PT Pertamina Hulu Energi di wilayah operasi Provinsi Riau. Untuk itu, diperlukan koordinasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak Pertamina agar berbagai kendala yang dihadapi dapat diselesaikan bersama,” ungkap Kasmarni.

Menurut Kasmarni, percepatan pengeboran membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak Pertamina. Sejumlah persoalan di lapangan masih memerlukan penyelesaian lintas sektor, mulai dari Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), pembebasan lahan, hingga kepastian status kepemilikan tanah.

Koordinasi juga diperlukan dengan pihak terkait, termasuk PTPN, kelompok masyarakat (Pokmas), dan kawasan transmigrasi.

Kasmarni menegaskan, penyelesaian berbagai kendala tersebut harus tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan. Percepatan pekerjaan, menurut dia, tidak boleh mengabaikan kepastian hukum, kepentingan masyarakat, dan kelestarian lingkungan.

“Setiap kendala yang muncul perlu dicarikan solusi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kami berharap melalui koordinasi yang baik, berbagai hambatan dapat diselesaikan secara bertahap tanpa mengabaikan legalitas, kepentingan masyarakat, dan kelestarian lingkungan,” tambahnya.

Selain membahas hambatan pengeboran, Kasmarni menyoroti penetapan bagi hasil migas, terutama yang berkaitan dengan kepentingan daerah penghasil. Ia berharap pembahasan itu dapat dilakukan melalui rapat koordinasi khusus secara langsung bersama KSP.

Menurut Kasmarni, pertemuan tersebut diperlukan agar berbagai persoalan terkait kepentingan daerah dapat dikaji lebih mendalam dan menghasilkan kesepahaman mengenai solusi yang memberikan manfaat bagi daerah serta masyarakat.

“Ke depan, kami berharap dapat dilaksanakan rapat koordinasi secara langsung bersama KSP untuk membahas penetapan bagi hasil migas, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan daerah penghasil. Kami berharap melalui pertemuan tersebut, berbagai persoalan dapat dibahas secara lebih mendalam sehingga menghasilkan kesepahaman dan solusi yang memberikan manfaat bagi daerah serta masyarakat,” ungkapnya.

Kasmarni berharap rapat koordinasi tersebut tidak berhenti pada pemetaan persoalan, tetapi berlanjut pada langkah konkret yang dapat ditindaklanjuti bersama.

“Kami berharap rapat koordinasi ini menghasilkan langkah-langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan. Dengan adanya sinergi dan komitmen bersama, pelaksanaan program pengeboran diharapkan berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan masyarakat,” tutupnya.

Rapat koordinasi itu dipimpin perwakilan Kantor Staf Presiden (KSP) Pusat, Nurwahidi. Hadir pula perwakilan PHE, Rachmat Hidajat, serta perwakilan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Andre Wijanarko dan Agung Prasetya.

Sejumlah agenda dibahas dalam pertemuan tersebut, antara lain rencana kerja pengeboran migas pada 2026, persiapan kegiatan 2027, serta perkembangan dan target pengeboran di wilayah operasi Provinsi Riau.

Dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis, rapat diikuti Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. H. Aready, Kepala Bappeda Rinto, Kepala Dinas Perkebunan Azmir, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sevnur, Kepala Bagian Ekonomi Asnurial, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Syafrizal. (nang/ppos)

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari