Dari Tebing Tinggi hingga Merbau, Ini Peta Sebaran Pendaftar SPMB 2026 di Meranti
MERANTI – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak hanya mencatat jumlah peserta yang mendaftar, tetapi juga memperlihatkan peta sebaran calon peserta didik di sembilan kecamatan. Data tersebut menjadi acuan bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melihat pemerataan akses pendidikan sekaligus menjadi bahan evaluasi penyelenggaraan SPMB pada tahun berikutnya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, jumlah pendaftar pada jenjang Sekolah Dasar (SD) mencapai 2.891 siswa, sedangkan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 2.009 siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Irwanto, Selasa (7/7/2026), menjelaskan seluruh pendaftar tersebut berasal dari sembilan kecamatan dengan komposisi yang bervariasi.
Kecamatan Tebing Tinggi menjadi wilayah dengan jumlah pendaftar terbesar, yakni 1.023 siswa SD dan 743 siswa SMP. Kecamatan Rangsang mencatat 290 pendaftar SD dan 204 pendaftar SMP, sedangkan Kecamatan Pulau Merbau sebanyak 257 pendaftar SD dan 226 pendaftar SMP.
Selanjutnya, Kecamatan Tasik Putri Puyu menerima 249 pendaftar SD dan 174 pendaftar SMP. Kecamatan Rangsang Pesisir mencatat 232 pendaftar SD dan 140 pendaftar SMP, disusul Kecamatan Rangsang Barat dengan 228 pendaftar SD dan 83 pendaftar SMP.
Di Kecamatan Tebing Tinggi Barat terdapat 219 pendaftar SD dan 142 pendaftar SMP. Sementara Kecamatan Tebing Tinggi Timur mencatat 200 pendaftar SD dan 127 pendaftar SMP, serta Kecamatan Merbau sebanyak 193 pendaftar SD dan 170 pendaftar SMP.
Menurut Irwanto, data tersebut menunjukkan seluruh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti berkontribusi dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, meskipun jumlah pendaftarnya berbeda-beda sesuai kondisi demografi dan sebaran sekolah di masing-masing wilayah.
Selain menjadi dasar pemetaan jumlah peserta didik, data sebaran itu juga akan digunakan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan pemerataan layanan pendidikan di masa mendatang, termasuk melalui pengembangan sistem penerimaan peserta didik berbasis aplikasi.
“Dengan sistem berbasis aplikasi, kami berharap proses SPMB tahun depan akan semakin efektif, mudah diakses masyarakat, serta lebih transparan dan akuntabel,” tutupnya.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









