Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Beda Pilihan Jangan Jadi Konflik, Pulau Merbau Siapkan Pilkades Damai

MERANTI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Baran Melintang dan Pangkalan Balai, Kecamatan Pulau Merbau, berbagai pihak mulai memperkuat komunikasi untuk mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Colling System Polres Kepulauan Meranti yang digelar di Kantor Camat Pulau Merbau, Kamis (3/9/2026). Pertemuan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk menyamakan komitmen agar seluruh tahapan Pilkades berjalan aman, tertib dan damai.

Kegiatan tersebut dihadiri Kabag Ren Polres Kepulauan Meranti AKP Edi Junaidi, S.H., selaku Pamatwil Kecamatan Pulau Merbau, Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda Dominikus Turnip, S.E., pengawas Pilkades Kecamatan Pulau Merbau, serta sejumlah unsur masyarakat.

Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan perempuan dari Desa Baran Melintang dan Pangkalan Balai turut hadir bersama Ketua Panitia Pilkades, Ketua BPD, Pj. Kepala Desa Pangkalan Balai, Sekdes Baran Melintang serta para calon kepala desa.

Di Desa Baran Melintang terdapat empat calon kepala desa yang akan mengikuti kontestasi, sementara Desa Pangkalan Balai memiliki tiga calon.

Camat Pulau Merbau Hermansyah, S.H., mengatakan situasi Pilkades harus dijaga bersama sejak tahapan awal. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun jangan sampai berkembang menjadi persoalan di tengah masyarakat.

“Kita berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan aman dan damai. Perbedaan pilihan jangan sampai membuat hubungan antarmasyarakat menjadi renggang,” kata Hermansyah.

Ia menilai keterlibatan para calon, tokoh masyarakat dan seluruh unsur desa menjadi penting untuk menciptakan suasana yang sejuk selama proses Pilkades berlangsung.

“Yang paling penting adalah kebersamaan dan kekompakan. Mari kita sama-sama menjaga kampung agar Pilkades ini berjalan lancar, aman dan damai,” ujarnya.

Hermansyah juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polres Kepulauan Meranti dan Polsek Tebing Tinggi Barat yang memberikan edukasi serta penguatan kepada masyarakat di dua desa yang akan melaksanakan Pilkades.

Menurutnya, komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, panitia, calon kepala desa dan masyarakat harus terus dibangun agar setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara cepat dan tidak berkembang menjadi konflik.

Selain persoalan Pilkades, Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hermansyah mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh warga.

“Kita juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kampung dari kebakaran hutan dan lahan. Mari taati aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah demi keselamatan dan kepentingan kita bersama,” katanya.

Dengan komunikasi yang terus dibangun antara pemerintah, aparat keamanan, panitia Pilkades, para calon dan masyarakat, Kecamatan Pulau Merbau berharap pesta demokrasi tingkat desa tersebut dapat berlangsung tanpa gesekan serta menghasilkan pemimpin yang diterima masyarakat.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari