Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Api Sembunyi di Balik Gambut, Tim Gabungan Pantang Menyerah

KAMPAR – Api belum benar-benar kalah di lahan gambut Jalan Madura, Dusun II, RT/RW 002/002, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Memasuki hari kedua penanganan, asap masih terlihat dari sejumlah titik. Bara yang bertahan di balik lapisan gambut tebal membuat proses pemadaman berlangsung lebih sulit.

Tim gabungan Polri, TNI, dan BPBD Kabupaten Kampar kembali turun ke lokasi pada Jumat (4/9/2026). Sejak pukul 09.00 WIB, sebanyak 23 personel berjibaku di tengah medan yang dipenuhi semak belukar dan gambut tebal.

Kekuatan tersebut terdiri dari 10 personel Polri, dua personel TNI, dan 11 personel BPBD Kabupaten Kampar. Mereka mengandalkan satu unit tangki air, dua mesin mini strike, dua mesin Honda GX 200, serta perlengkapan pemadaman berupa selang berbagai ukuran, nozzle, dan embung terpal.

Untuk menjangkau lokasi, tim juga menggunakan lima kendaraan roda dua dan dua kendaraan roda empat. Meski Manggala Agni maupun Damkar Kabupaten Kampar tidak berada di lokasi, personel tetap memaksimalkan peralatan yang tersedia untuk menangani kebakaran.

Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektare. Kondisi gambut yang tebal menjadi tantangan tersendiri karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah dan sulit dideteksi dari atas.

Semak belukar yang menutupi lahan membuat pencarian titik bara semakin tidak mudah. Kondisi diperparah arah angin yang terus berubah sehingga proses pendinginan harus dilakukan secara hati-hati agar api tidak merambat ke area lain.

Personel tidak hanya menyemprot titik yang terbakar. Penyiraman juga dilakukan pada area yang belum terbakar untuk membuat sekat basah sekaligus menghambat kemungkinan api meluas.

Pemantauan dilakukan terus-menerus. Setiap kemunculan asap menjadi perhatian karena bisa menjadi tanda bahwa bara masih tersimpan di dalam lapisan gambut.

Hingga pukul 18.40 WIB, sekitar 0,25 hektare lahan berhasil dipadamkan dan didinginkan. Namun, sekitar 0,75 hektare lainnya masih menyisakan asap.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan belum selesai. Bara yang tersembunyi di dalam gambut berpotensi kembali muncul sehingga pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh.

Dengan mempertimbangkan kondisi medan dan waktu, kegiatan pemadaman serta pendinginan dihentikan sementara. Tim melakukan evaluasi dan memberikan kesempatan kepada personel untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan operasi pada hari berikutnya.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra RS, S.I.K., menyampaikan bahwa penanganan kebakaran terus dilakukan bersama unsur terkait. Upaya pemadaman akan dilanjutkan hingga titik api dan bara yang tersisa benar-benar dapat dikendalikan.

“Pantang Pulang Sebelum Padam,” menjadi semangat personel dalam menjalankan operasi tersebut.

Hingga kegiatan dihentikan sementara, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan kondusif. Namun, asap yang masih muncul dari sebagian lahan menjadi tanda bahwa perjuangan melawan kebakaran gambut masih belum berakhir.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari