Resmikan Ribuan Jembatan, Presiden Prabowo Tegaskan Negara Harus Hadir hingga Pelosok
Selain pembangunan jembatan, Kapolda Riau juga menyampaikan program Ekspedisi Merah Putih Presisi yang dilaksanakan menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T.
“Menjelang Hari Ulang Tahun ke-81, kami membuat program Ekspedisi Merah Putih Presisi sebagai tindak lanjut arahan Bapak Kapolri untuk mendatangi masyarakat pada wilayah terluar dan terdepan yang masih memiliki keterbatasan akses di Provinsi Riau,” kata Herry.
Program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan akses, tetapi juga membawa pesan pelestarian lingkungan. Dalam rangkaian ekspedisi, jajaran Polda Riau turut melakukan penanaman dan restorasi mangrove di kawasan pesisir yang menghadapi ancaman abrasi.
“Dalam kegiatan tersebut, kami juga melaksanakan penanaman dan restorasi mangrove sebagai upaya memperkuat benteng alami wilayah pesisir yang terdampak abrasi,” jelasnya.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Presiden Prabowo kembali menekankan bahwa pembangunan nasional harus memberikan manfaat secara merata. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari besarnya proyek, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat di daerah paling jauh dapat merasakan peningkatan kualitas hidup.
“Mungkin kita bisa melakukan proyek-proyek yang lebih gemilang, ya kita butuh investasi besar-besaran, tapi kita baru mengerti dan kita harus selalu mengerti bahwa negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” tegas Presiden.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









