Polisi Sisir Kampung Bersinar di Meranti, Ada Temuan Mencurigakan di Semak Belukar
MERANTI – Sebuah pondok tersembunyi di tengah semak belukar kawasan Jalan Sedulur, Kelurahan Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, menjadi perhatian polisi. Bangunan tersebut ditemukan saat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Meranti menyisir sejumlah titik rawan peredaran narkoba, Kamis (15/10/2026).
Pondok itu dicurigai berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi transaksi narkotika. Namun, polisi belum menemukan bukti yang memastikan bangunan tersebut digunakan untuk aktivitas ilegal.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penyisiran tersebut merupakan langkah antisipasi untuk mempersempit ruang gerak pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Operasi yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu menyasar dua lokasi, yakni Jalan Mahmud Ujung dan Jalan Sedulur, Kelurahan Banglas Barat.
Sebanyak sepuluh personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas delapan anggota Satresnarkoba, satu personel Sipropam, dan satu Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi.
Penyisiran dipimpin langsung AKP Jimmy Andre bersama KBO Satresnarkoba Iptu Abdul Haris Damanik, S.H.
Selain memeriksa sejumlah titik yang dianggap rawan, petugas melakukan tes urine terhadap warga yang melintas di sekitar lokasi patroli.
Hasilnya, tidak ditemukan warga dengan hasil pemeriksaan urine positif narkotika.
Meski demikian, keberadaan pondok di tengah semak belukar Jalan Sedulur menjadi temuan yang mendapat perhatian petugas karena lokasinya dinilai berpotensi disalahgunakan untuk aktivitas narkoba.
Patroli dan penyisiran dalam rangka mendukung program Kampung Bersinar atau Kampung Bersih Narkoba itu berakhir sekitar pukul 15.00 WIB tanpa adanya gangguan keamanan.
Polres Kepulauan Meranti menegaskan upaya pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penangkapan pelaku, tetapi juga dengan pengawasan terhadap lokasi yang berpotensi menjadi tempat penyalahgunaan maupun transaksi barang haram tersebut.
Keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian juga dinilai penting untuk mencegah munculnya titik-titik baru peredaran narkoba di wilayah Kepulauan Meranti.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari







