Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Kekompakan Warga Kampung Kamter Hidupkan Semangat Kemerdekaan Lewat Jalan Santai

MERANTI – Kekompakan masyarakat Kampung Kamter, Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, terlihat kuat saat Komunitas Kampung Kamter kembali menggelar jalan santai berhadiah dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (19/8/2026).

Bukan sekadar kegiatan olahraga, jalan santai yang dipusatkan di Lapangan Volleyball Kamter VC itu menjadi bukti bagaimana masyarakat setempat mampu menghidupkan kegiatan bersama melalui inisiatif dan dukungan warga sendiri.

Sebanyak 442 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya berasal dari masyarakat Kampung Kamter, tetapi juga para alumni Kamter yang turut kembali berkumpul dan meramaikan kegiatan.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan jalan santai yang ketiga kalinya digelar oleh masyarakat Kampung Kamter. Menariknya, seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari donasi masyarakat, sehingga pelaksanaannya benar-benar menjadi kegiatan bersama yang dibangun dari partisipasi warga.

Ketua panitia, Kaharudin, didampingi Sekretaris kegiatan Muhammad Hakim, mengatakan tingginya jumlah peserta menjadi gambaran kuatnya kebersamaan masyarakat Kamter dalam mendukung kegiatan yang digagas komunitas.

“Peserta yang ikut sebanyak 442 orang. Mereka terdiri dari masyarakat Kamter dan alumni Kamter. Semua peserta mendapatkan hadiah,” ujar Kaharudin.

Panitia menyiapkan 147 item hadiah utama dan 295 hadiah sagu hati. Dengan jumlah tersebut, seluruh peserta mendapatkan hadiah tanpa terkecuali.

Bagi panitia, pembagian hadiah secara menyeluruh bukan sekadar daya tarik kegiatan, tetapi bagian dari komitmen agar seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi turut merasakan manfaat dan kegembiraan dari kegiatan bersama tersebut.

Kekompakan itu juga terlihat dari cara panitia mengelola dukungan masyarakat. Kaharudin menyebut seluruh pemasukan dan pengeluaran kegiatan dilaporkan secara terbuka melalui grup WhatsApp Kamter setiap tahunnya.

“Kegiatan ini di-SPJ-kan. Setiap tahun dilapor di grup WA Kamter, mulai dari masuk uang sampai keluar uang. Agar masyarakat mengetahui, karena kepercayaan masyarakat dinomorsatukan,” katanya.

Jalan santai tersebut dilepas langsung Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., didampingi Kepala Desa Renak Dungun, Zulfikar. Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera sebagai tanda dimulainya kegiatan.

Turut hadir Staf Kesos Kecamatan Pulau Merbau Manan, pihak Satpol PP Kecamatan, Ketua BPD Asyari, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta peserta jalan santai.

Hermansyah memberikan apresiasi terhadap kekompakan masyarakat Kampung Kamter yang mampu menggelar kegiatan dengan jumlah peserta cukup besar. Ia menilai antusiasme warga menjadi hal yang menarik, terlebih kegiatan tersebut dilaksanakan pada siang hari.

“Ini kegiatan yang luar biasa. Masyarakat sangat antusias mengikuti jalan santai ini meskipun dilaksanakan pada siang hari, yang biasanya kegiatan seperti ini digelar pagi,” ujar Hermansyah.

Ia mengaku cukup heran melihat semangat masyarakat yang tetap tinggi meskipun waktu pelaksanaan berbeda dari kebiasaan.

“Saya baru kali ini melihat langsung kegiatan jalan santai atau jalan sehat digelar siang hari, tetapi masyarakat tetap sangat antusias,” tambahnya.

Sementara itu, tokoh pemuda setempat, Syafri, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keresahan sekaligus kepedulian masyarakat terhadap minimnya kegiatan perayaan kemerdekaan di Kampung Kamter.

Masyarakat kemudian mengambil inisiatif untuk membuat kegiatan yang dapat diikuti bersama, tanpa membatasi siapa yang ingin berpartisipasi.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi minimnya kegiatan perayaan 17 di Kampung Kamter. Oleh karena itu, inisiatif masyarakat Kampung Kamter mengadakan jalan santai wajib berhadiah semua untuk membuat masyarakat bisa ikut serta merayakan,” ungkap Syafri.

Menurutnya, kekompakan warga dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga semangat kebersamaan di kampung. Perayaan kemerdekaan, kata dia, seharusnya tidak hanya menjadi agenda tahunan yang bersifat seremonial.

“Perayaan ini bukan hanya seremonial semata, melainkan mengingat bahwa 17 Agustus itu kemerdekaan yang direbut dengan susah payah para pejuang. Tugas kami masyarakat dapat mengingat, menjaga kemerdekaan yang telah diraih,” tegasnya.

Jalan santai ketiga Kampung Kamter itu akhirnya menjadi gambaran bagaimana sebuah kegiatan dapat tumbuh dari masyarakat, dibiayai melalui dukungan warga dan digerakkan dengan semangat kebersamaan.

Dari masyarakat Kamter untuk masyarakat Kamter, kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kekompakan komunitas mampu menjadi modal penting untuk menghadirkan kegiatan yang meriah, terbuka dan dirasakan bersama.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari