Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Kebakaran Rumah di Batang Meranti: Bantuan Diserahkan, Perbaikan Diupayakan

Penyerahan bantuan secara simbolis yang berlangsung Selasa (13/10/2026).

MERANTI – Musibah kebakaran menimpa keluarga Rudi Haryanto (34) dan Suryati (24), warga Desa Batang Meranti, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Rumah kayu yang mereka tempati terbakar hingga menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah.

Peristiwa tersebut terjadi di RT 02/RW 02, Dusun II, Desa Batang Meranti, Minggu (11/10/2026). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang mengakibatkan bangunan rumah berukuran 5 x 10 meter itu dilalap api.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material yang mencakup bangunan dan sejumlah barang milik korban ditaksir mencapai Rp35 juta.

Musibah itu langsung mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bantuan disalurkan untuk meringankan beban keluarga terdampak.

Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., mengatakan pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar korban kebakaran mendapatkan perhatian dan penanganan yang diperlukan.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Sosial dan BPBD sudah menyalurkan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban setelah mengalami kebakaran,” ujar Hermansyah kepada wartawan, Selasa (13/10/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dengan melibatkan pihak kecamatan, Dinsos P3APPKB, BPBD, serta Pemerintah Desa Batang Meranti. Kepala desa setempat juga hadir mendampingi penyerahan bantuan kepada keluarga korban.

Menurut Hermansyah, perhatian pemerintah tidak berhenti pada bantuan kebutuhan awal. Pihaknya juga tengah menjalin koordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Kabupaten Kepulauan Meranti terkait pengajuan bantuan untuk rumah korban.

Langkah tersebut dilakukan agar kondisi tempat tinggal keluarga terdampak dapat ditindaklanjuti melalui program bantuan yang memungkinkan, sesuai ketentuan dan kemampuan pemerintah daerah.

“Kami juga sedang berkoordinasi dengan Dinas Perkimtan-LH terkait pengajuan bantuan rumah korban. Mudah-mudahan ada tindak lanjut sehingga keluarga yang tertimpa musibah ini bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” jelasnya.

Hermansyah menegaskan, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa akan terus mengawal koordinasi tersebut. Dia berharap proses pengajuan bantuan dapat berjalan lancar sehingga korban tidak terlalu lama menghadapi kesulitan akibat kebakaran.

Selain memastikan penanganan korban, Hermansyah juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang disebabkan gangguan instalasi listrik.

Warga diminta rutin memeriksa kondisi kabel, sambungan listrik, serta peralatan elektronik untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.

“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati. Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman agar musibah serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari