Jembatan Penghubung Desa Rusak, Camat TPP Bersama Pemdes Mengkopot dan Warga Gelar Kurvei
MERANTI – Kondisi jembatan penghubung antar desa di Mengkopot saat ini telah mengalami kerusakan yang cukup memprihatinkan. Melihat kondisi itu, Camat Tasik Putripuyu (TPP), Zainal bersama pemerintah Desa Mengkopot dan warga pun berinisiatif melakukan kurvei alias gotong royong perbaikan.
Kurvei perbaikan lantai papan kayu jembatan penghubung antar Desa Mengkopot dan Tanjung Pisang tersebut berlangsung pada Jumat (31/7/2026).
Zainal mengungkapkan, saat ini kondisi papan jembatan tersebut sudah banyak yang lapuk, patah dan berlubang. Hal itu dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan masyarakat yang melintasinya.
“Kondisi papannya sudah banyak yang patah dan berlubang. Kalau dibiarkan terus begitu, bisa berbahaya bagi masyarakat yang lewat. Jadi, kami berinisiatif memperbaikinya agar aman dilewati,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa keberadaan jembatan penghubung di Desa Mengkopot dan Tanjung Pisang tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat di kecamatannya.
Bahkan, sebut Zainal, masyarakat dari berbagai kecamatan lainnya, hingga Kabupaten Bengkalis juga sering melintasi akses yang notabene berstatus sebagai jalan poros provinsi tersebut.
Untuk itu, pihaknya juga membutuhkan perhatian dari Pemprov Riau untuk membangun jembatan penghubung tersebut agar representatif untuk digunakan oleh masyarakat.
Mengingat, akuinya, masyarakat sudah lama menantikan pembangunan jembatan penghubung tersebut agar menjadi lebih baik, aman dan layak dilalui kendaraan.
Beberapa kali sempat diajukan pembangunannya, namun kata Zainal, jembatan dimaksud tidak kunjung jadi di bangun.
“Jembatan penghubung ini merupakan akses jalan poros yang menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi. Untuk itu, kami kembali berharap Dinas PUPR Riau dapat segera membangunnya secara permanen,” ucapnya.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









