Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Green Policing di SDN 7 Mantiasa, Kapolres Meranti Titip Pesan Ini ke Siswa

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Adi Sasmita, S.I.K., turun langsung mengenalkan Green Policing kepada para siswa.

MERANTI – Menjaga lingkungan tak harus menunggu dewasa. Polres Kepulauan Meranti mulai menanamkan kepedulian terhadap alam dari bangku sekolah dasar melalui program Green Policing Goes to School di SD Negeri 7 Mantiasa, Desa Mantiasa.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Adi Sasmita, S.I.K., turun langsung mengenalkan Green Policing kepada para siswa. Mulai dari kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan hingga memahami bahaya merusak dan membakar hutan maupun lahan.

Edukasi dikemas dengan bahasa sederhana agar persoalan lingkungan yang cukup kompleks dapat dipahami anak-anak. Kapolres ingin kebiasaan menjaga alam tumbuh sejak dini dan tidak hanya dilakukan ketika berada di sekolah.

“Mari kita bersama-sama menjaga alam, karena alam yang kita jaga akan menjaga kehidupan kita,” pesan Kapolres kepada para siswa.

Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut menjadi perhatian. Melalui sejumlah pertanyaan, siswa dikenalkan dengan bahaya membuka lahan menggunakan api serta dampak kebakaran terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Pesan itu diperkuat melalui pemutaran film animasi edukasi Green Policing. Tayangan tersebut memperlihatkan cara sederhana menjaga lingkungan sekaligus menjelaskan bahaya membakar hutan dan lahan dengan pendekatan yang mudah dicerna anak-anak.

Suasana semakin hidup saat Kapolres membuka sesi tanya jawab. Para siswa antusias menjawab pertanyaan seputar Green Policing, kebersihan dan karhutla. Mereka yang berhasil memberikan jawaban mendapat hadiah langsung sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

Menurut Gede, anak-anak memiliki peran penting dalam membangun budaya peduli lingkungan. Kebiasaan sederhana yang ditanamkan sejak sekolah diharapkan terbawa hingga ke rumah dan lingkungan tempat tinggal.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Mari mulai dari hal-hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan dan tidak merusak lingkungan. Dengan mencintai lingkungan, kita turut menjaga kehidupan untuk masa depan,” ujar Kapolres.

Kedatangan Kapolres sebelumnya disambut Kepala SD Negeri 7 Mantiasa Reza Fahlivi, M.Pd., bersama dewan guru dan para siswa. Pencak silat serta tarian persembahan dari siswa turut mengawali kegiatan sebelum edukasi lingkungan berlangsung.

Melalui Green Policing Goes to School, Polres Kepulauan Meranti ingin pencegahan kerusakan lingkungan tidak hanya dilakukan ketika persoalan muncul. Kesadaran justru dibangun lebih awal dengan menjadikan siswa sebagai pelopor kecil penjaga alam.

Harapannya, pesan yang diterima di sekolah dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Dari kebiasaan sederhana itulah kepedulian terhadap kebersihan, kelestarian alam dan pencegahan karhutla di Kepulauan Meranti diharapkan tumbuh menjadi budaya.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari