Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Ghatib Beghanyut, Menolak Bala Menjemput Tuah

Masyarakat dari berbagai latar belakang dapat berkumpul dalam satu suasana, duduk bersama, berzikir bersama dan berdoa bersama.

Nilai kebersamaan tersebut menjadi semakin penting di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat. Tradisi lokal yang memiliki nilai keagamaan dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga identitas masyarakat Melayu Siak sekaligus memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.

Di atas Sungai Siak, Ghatib Beghanyut membawa pesan sederhana namun mendalam: manusia boleh berikhtiar sekuat tenaga, tetapi pada akhirnya keselamatan dan pertolongan adalah kehendak Allah SWT.

Arus sungai yang membawa perahu menuju hilir menjadi simbol harapan agar segala bala dan keburukan dijauhkan dari negeri. Sementara lantunan zikir menjadi pengingat agar masyarakat senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan.

Tradisi ini juga mengajarkan bahwa menjaga negeri bukan hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan merawat doa, akhlak, persaudaraan dan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

Ghatib Beghanyut 2026 akhirnya bukan sekadar perjalanan puluhan perahu menyusuri Sungai Siak. Ini adalah perjalanan spiritual.

Perjalanan untuk mengingat sejarah, merawat adat, mempererat persaudaraan dan bersama-sama mengetuk pintu langit dengan doa. (mcr)

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari