Dua Pelajar Kepulauan Meranti Lolos Capaska Provinsi Riau 2026
MERANTI – Dua pelajar terbaik asal Kabupaten Kepulauan Meranti, berhasil lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tingkat Provinsi Riau tahun 2026 setelah melewati proses seleksi yang ketat.
Kedua pelajar tersebut adalah Abdurahman Zahy dari MAN 1 Kepulauan Meranti dan Ari Rizkiyanto dari SMA Negeri 2 Tebing Tinggi. Keduanya berhasil menyisihkan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau dan selanjutnya akan menjalani pembinaan sebagai calon pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Riau.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengirimkan empat peserta terbaik hasil seleksi tingkat kabupaten untuk mengikuti seleksi Capaska Provinsi Riau yang berlangsung pada pertengahan Mei 2026. Dari empat wakil tersebut, dua peserta dinyatakan berhasil lolos.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda di Kabupaten Kepulauan Meranti terus menunjukkan hasil positif. Selain menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, prestasi ini juga menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri SH selaku Ketua Pelaksana Pembentukan Capaska melalui Kepala Badan Kesbangpol, Dra. Kamisah MPd.I, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kedua pelajar tersebut.
“Selamat kepada adik-adik yang lulus. Emban tugas dengan baik. Kami minta adik-adik serius mengikuti tahapan pendidikan dan pelatihan nantinya. Termasuk menjaga kedisiplinan dan tentunya kesehatan masing-masing,” ucapnya, Senin (29/6/2026), didampingi Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Adi Safrizal SE.
Ia berharap kedua peserta dapat menjalankan seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan penuh tanggung jawab sehingga mampu memberikan penampilan terbaik saat menjalankan tugas sebagai pengibar bendera di tingkat provinsi.
Kamisah juga berpesan agar para peserta tetap menjaga semangat kebersamaan, menjunjung tinggi disiplin serta tidak melupakan kewajiban beribadah selama menjalani masa pembinaan.
“Jaga kesehatan dan kekompakan serta jaga nilai-nilai persahabatan antara sesama, terlebih selama menjalankan tugas. Jangan lupa, adik-adik harus tetap menunaikan kewajiban ibadahnya,” harap Kamisah.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









