Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

BPKP Datang ke Meranti, Kesiapan SPPG 3T Jadi Sorotan

Menurut Muzamil, keberadaan SPPG di wilayah 3T memiliki arti penting karena masyarakat di kawasan tersebut justru membutuhkan akses program pemenuhan gizi secara lebih optimal. Kondisi Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam mempercepat penyediaan sarana pelayanan.

Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mencari solusi terhadap berbagai kendala yang masih muncul, termasuk persoalan mekanisme pembayaran serta kelengkapan fasilitas pendukung.

“Kami juga meminta dukungan untuk persoalan perubahan pembayaran tersebut. Karena itu, untuk masalah 3T ini harus tetap dilaksanakan,” tegasnya.

Muzamil menilai pelaksanaan program di kawasan 3T tidak boleh tertinggal dibandingkan wilayah lainnya. Menurutnya, keterbatasan akses justru menjadi alasan agar pelayanan pemenuhan gizi di kawasan tersebut mendapat perhatian lebih besar.

“Sebetulnya yang paling membutuhkan itu di wilayah 3T. Kalau untuk wilayah kota masih banyak kendalanya. Yang sangat membutuhkan justru di wilayah 3T yang sampai sekarang belum terlaksana,” ungkapnya.

Pemkab Meranti selanjutnya akan menindaklanjuti hasil peninjauan bersama BPKP, termasuk melengkapi fasilitas yang masih kurang serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

“Kami akan terus melakukan koordinasi dan menindaklanjuti catatan yang disampaikan. Harapannya, SPPG 3T dapat segera selesai dan program pemenuhan gizi dapat terlaksana serta memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah 3T Kepulauan Meranti,” pungkasnya.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari