Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Puluhan Siswa di Dumai Diduga Keracunan MBG, Ini Penjelasan Polisi

Makanan dari SPPG Yayasan Mahudun Untuk Negeri di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, tersebut sedianya didistribusikan kepada 3.199 penerima manfaat. Selain SDN 013 dan SDN 015, distribusi juga menyasar sejumlah sekolah dan posyandu.

“Dalam laporan kepolisian disebutkan makanan untuk Yayasan Al-Huda sebanyak 107 porsi dan SLB Negeri Dumai sebanyak 133 porsi tidak diterima karena disebut sudah berbau atau basi,” ungkapnya.

Makanan yang sempat disalurkan ke SDN 017 dengan 248 penerima manfaat juga langsung ditarik kembali. Sementara makanan untuk SMPN 23 sebanyak 479 porsi, SMPN 2 sebanyak 1.067 porsi, serta Posyandu Buluh Kasap sebanyak 338 porsi belum disalurkan.

Polisi telah mengamankan sejumlah sampel makanan dari sisa makanan yang dikonsumsi siswa maupun sampel makanan dari dapur SPPG. Dinas Kesehatan Kota Dumai juga mengambil sampel makanan dan air dari dapur SPPG untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sat Reskrim Polres Dumai mengamankan barang bukti berupa sampel makanan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Zaini.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut. Perkembangan kondisi para siswa yang menjalani perawatan di RSUD dr Suhatman Kota Dumai juga terus dipantau.

Saat dikonfirmasi Kepala Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Riau, Widya mengatakan masih didalami. “Iya, masih diperdalam penyebabnya apa,” tutup Widya. (mcr)

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari