Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Pria Misterius Hilang di Sungai Kampar

Foto ilustrasi (gemini/mcr)

KAMPAR – Seorang pria yang belum diketahui identitasnya diduga terjun dari Jembatan Rantau Berangin di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 07.50 WIB. Korban dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Kampar.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Dewi, pemilik warung yang berada di sekitar lokasi kejadian. Saat itu, ia mendengar suara benda jatuh ke sungai, kemudian melihat seorang pria berada di tengah aliran sungai dalam kondisi timbul tenggelam sambil melambaikan tangan meminta pertolongan.

Namun, derasnya arus Sungai Kampar membuat korban akhirnya menghilang sebelum bantuan sempat diberikan. Saksi kemudian meminta pertolongan kepada warga dan aparat desa setempat.

Laporan kejadian diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar sekitar pukul 08.05 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD langsung mengerahkan personel menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kampar Adi Candra Lukita mengatakan tim yang diterjunkan terdiri atas Kasubbid Kedaruratan, Kasubbid Logistik, serta personel Satuan Tugas Tim Reaksi Cepat (TRC).

“Di lokasi kejadian, petunjuk awal mulai terkuak meski identitas korban masih menyisakan teka-teki besar dan kini tercatat sebagai Mister X,” ujarnya.

Berdasarkan informasi awal, pria tersebut diduga datang seorang diri menggunakan sepeda motor. Kendaraannya diparkir di atas Jembatan Rantau Berangin sebelum korban diduga melompat ke Sungai Kampar.

“Sepeda motor yang ditinggalkan korban kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk mengusut jejak identitasnya,” jelasnya.

Hingga Selasa siang, tim gabungan yang terdiri atas BPBD Kampar, Polsek Bangkinang Barat, Babinsa, Pemerintah Desa Merangin, dan warga setempat masih melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Kampar.

Pencarian dilakukan dengan menyisir tepian maupun aliran sungai menggunakan perahu dan peralatan pendukung. Hingga berita ini ditulis, korban belum ditemukan.

“Tim gabungan berkomitmen akan terus memperluas radius pencarian dan memantau setiap lekuk arus Sungai Kampar hingga korban berhasil ditemukan,” tegasnya.

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari