Basarnas Pekanbaru Siagakan Tim SAR di Pacu Jalur Tepian Narosa
KUANSING – Ribuan pasang mata diperkirakan memadati Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, untuk menyaksikan Festival Pacu Jalur. Mengantisipasi tingginya aktivitas masyarakat, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru menurunkan personel untuk melaksanakan pengamanan dan siaga SAR selama kegiatan berlangsung, Jumat (21/8/2026).
Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran festival yang tidak hanya menjadi agenda budaya dan olahraga tradisional, tetapi juga menghadirkan konsentrasi massa cukup besar di sekitar kawasan sungai.
Personel SAR ditempatkan di sejumlah titik strategis, terutama kawasan tepian sungai dan lokasi perlombaan. Mereka melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kondisi yang dapat mengancam keselamatan peserta maupun masyarakat.
Selain personel, peralatan dan sarana pendukung operasi SAR juga disiapkan sehingga dapat digunakan dengan cepat apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru Budi Cahyadi melalui Humas Basarnas Kukuh Widodo mengatakan, kesiapsiagaan dilakukan sebagai bentuk komitmen Basarnas dalam memastikan aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama di tengah tingginya antusiasme masyarakat menyaksikan Pacu Jalur.
“Personel kami disiagakan di sejumlah titik yang dianggap strategis, khususnya di sekitar area perairan dan lokasi perlombaan. Kami juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kondisi yang membutuhkan pertolongan,” ujar Kukuh dalam keterangannya.
Menurutnya, kegiatan dengan jumlah pengunjung yang besar dan berlangsung di kawasan perairan membutuhkan kesiapan dari seluruh unsur, bukan hanya ketika terjadi keadaan darurat, tetapi sejak sebelum potensi gangguan keselamatan muncul.
“Kami mengimbau masyarakat yang datang menyaksikan Festival Pacu Jalur agar tetap memperhatikan keselamatan, terutama saat berada di sekitar sungai. Ikuti arahan petugas dan jangan mengambil posisi yang berisiko terhadap keselamatan diri maupun orang lain,” katanya.
Kukuh menambahkan, kehadiran personel SAR di lokasi bukan untuk mengurangi kemeriahan festival, melainkan memastikan masyarakat dapat menikmati rangkaian kegiatan dengan rasa aman dan nyaman.
Festival Pacu Jalur sendiri menjadi salah satu kegiatan yang memiliki daya tarik besar bagi masyarakat. Aktivitas penonton di sepanjang tepian sungai membuat pengawasan terhadap kawasan perairan menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian.
Karena itu, koordinasi antara Basarnas, pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia, serta unsur terkait terus dilakukan selama kegiatan. Sinergi tersebut diperlukan agar setiap perkembangan situasi di lapangan dapat segera ditangani apabila membutuhkan respons.
“Prinsip kami adalah melakukan kesiapsiagaan dan memberikan respons secepat mungkin apabila terjadi kondisi yang membahayakan keselamatan. Kami berharap seluruh rangkaian Festival Pacu Jalur dapat berlangsung aman, tertib dan lancar,” ungkap Kukuh.
Kehadiran tim SAR di Tepian Narosa sekaligus menjadi bentuk dukungan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru terhadap kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang, khususnya aktivitas yang bersinggungan langsung dengan wilayah perairan.**
Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari









