Pesisir Pos

Cerdas Membaca Realitas

767 Rumah di Kepulauan Meranti Menyusul Dibedah

MERANTI – Upaya memperluas akses masyarakat Kepulauan Meranti terhadap hunian yang layak terus berjalan. Setelah tahap awal program bedah rumah mulai menunjukkan progres, pemerintah daerah kini menyiapkan pelaksanaan bantuan untuk ratusan rumah lainnya melalui kolaborasi dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Kabupaten Kepulauan Meranti, Agustiono, menyebut secara keseluruhan daerah tersebut telah memperoleh alokasi 997 unit bantuan bedah rumah yang diberikan secara bertahap.

Selain 200 unit pada tahap pertama, sebanyak 767 unit lainnya dialokasikan melalui program tahap 8 dan 9. Saat ini, pelaksanaannya mulai memasuki proses persiapan pengadaan bahan material.

“Untuk tahap 8 dan 9 kita mendapatkan alokasi sebanyak 767 unit hasil kolaborasi bersama BNPP. Saat ini sudah masuk dalam tahap pemilihan terbuka toko untuk pengadaan bahan material,” jelasnya.

Menurut Agustiono, proses tersebut menjadi bagian penting sebelum pembangunan fisik dilakukan. Pengadaan material harus dipersiapkan melalui mekanisme yang telah ditentukan agar pelaksanaan bantuan dapat berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga memperoleh tambahan kuota 30 unit rumah berdasarkan usulan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Juliani. Bantuan tambahan tersebut diarahkan kepada masyarakat di Desa Tanjung Bunga.

Namun, bantuan tersebut belum masuk tahap pembangunan. Pemerintah masih melakukan verifikasi terhadap calon penerima untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memenuhi persyaratan.

“Untuk tambahan 30 unit dari usulan Ibu Dewi Juliani, saat ini masih dalam tahap verifikasi calon penerima. Setelah proses verifikasi selesai, program akan dilanjutkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” kata Agustiono.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, program tersebut akan memperluas jangkauan bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat Meranti. Bukan hanya memperbaiki bangunan yang rusak, bantuan juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat dan aman bagi keluarga.

Agustiono mengatakan keberhasilan program sangat bergantung pada ketepatan penerima serta pelaksanaan yang sesuai dengan ketentuan. Karena itu, proses verifikasi dan pengawasan menjadi bagian penting agar bantuan tidak salah sasaran.

“Harapan kita bantuan ini tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat memiliki rumah yang lebih layak, aman, sehat, serta memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima,” pungkasnya.**

Ikuti WhatsApp Channel Pesisir Pos Untuk Update Berita Terbaru Setiap Hari